Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri saat konferensi pers pascalaga melawan Timor Leste U-20, Jumat (27/9). (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri mengakui bahwa taktik dan strategi yang diterapkan untuk pertandingan melawan Timor Leste U-20 tidak berjalan mulus. Terutama di babak kedua, di mana pasukan Garuda Muda -julukan Timnas U-20- banyak membuang peluang.
Timnas Indonesia U-20 melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 dengan baik. Setelah mengandaskan Maladewa U-20 di laga perdana, kali ini Garuda Muda berhasil menghempaskan Timor Leste U-20 dengan skor 3-1 di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9).
Tidak seperti laga melawan Maladewa U-20, Timnas Indonesia U-20 sudah bisa langsung mencetak gol pada babak pertama. Bahkan ketika laga baru berjalan 13 menit lewat Jens Raven, yang kemudian digandakan oleh Riski Afrisal tiga menit kemudian.
Namun Timnas Indonesia U-20 malah agak buntu di babak kedua. Garuda Muda hanya bisa mencetak satu gol tambahan lewat Muhammad Ragil. Padahal, Timnas Indonesia U-20 memiliki banyak peluang lebih banyak dalam 45 menit kedua. Selain itu, gawang Ikram Algiffari juga kebobolan usai jeda.
Indra Sjafri selaku pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 mengakui bahwa taktik dan strateginya hanya berjalan sesuai rencana pada babak pertama. Yakni Garuda Muda mampu unggul cepat.
"Sebenarnya kita sesuai dengan apa yang kita rencanakan dan terjadi gol cepat, tapi di babak kedua setelah kita melakukan pergantian pemain karena kebutuhan untuk jam istirahat mereka yang harus kita rotasi," kata Indra Sjafri dalam jumpa pers pascalaga.
Pada babak kedua, Indra Sjafri memang mengganti sejumlah pemain yang juga berdampak pada perubahan formasi. Dia menarik Riski Afrisal, Arlyansyah Abdulmanan dan Toni Firmansyah. Ketiga pemain itu digantikan oleh, Muhamad Ragil, Maouri Ananda Yves, dan Figo Dennis.
"Dan kita juga ubah formasi 3-5-2 tapi gak berjalan dengan baik, dan bahkan Timor Leste malahan bisa melakukan serangan dengan mencetak satu gol," ucap Indra Sjafri.
"Tadi di babak kedua malahan kita banyak peluang, tapi finishing banyak yang tidak menghasilkan gol. Seharunnya banyak gol terjadi tapi ada yang kena tim gawang dan sebagainya. Itu menjadi PR kami," imbuh pelatih asal Sumatera Barat ini.
Pun begitu, kemenangan 3-1 atas Timor Leste U-20 sudah cukup bagi Garuda Muda untuk tetap di puncak klasemen grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Timnas Indonesia U-20 berada di posisi teratas dengan koleksi enam poin dan selisih gol +7.
Artinya, Timnas Indonesia U-20 tinggal selangkah lagi lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2025. Garuda Muda hanya butuh hasil imbang untuk merebut tiket otomatis tersebut saat menghadapi Yaman U-20 pada laga pamungkas grup F pada Minggu (29/9).

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
