
Nick Kuipers mencurahkan isi hatinya atas tragedi memalukan ketika oknum Bobotoh memasuki stadion untuk menyerang steward usai Persib mengalahkan Persija. (Instagram Nick Kuipers)
JawaPos.com – Nick Kuipers mencurahkan isi hatinya mengetahui kericuhan suporter setelah pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bek asal Belanda itu merasa khawatir dan mempertanyakan keamanan mereka, padahal main di stadion sendiri.
Pertandingan bertajuk El Classico Indonesia antara Persib vs Persija berakhir dengan buruk. Terdapat kerusuhan suporter yang menodai kemenangan dua gol tanpa balas Maung Bandung atas Macan Kemayoran berkat gol Dimas Drajad (38') dan Ryan Kurnia (83').
Namun kerusuhan bukan terjadi karena hasil atau suatu kejadian saat pertandingan. Oknum suporter yang masuk ke dalam lapangan mengejar steward atau petugas keamanan yang berjaga di sisi stadion. Mereka melakukan tindak kekerasan kepada petugas keamanan.
Belum diketahui alasan dan penyebab kerusuhan suporter tersebut. Tapi, kejadian itu membuat para penggawa Persib Bandung jadi khawatir. Contohnya adalah Nick Kuipers, yang mencurahkan isi hatinya di media sosial.
"Setelah mengantarkan trofi juara ke Bandung dan menang dari Persija, mengapa kami tidak aman bahkan di stadion kami sendiri?" tulis Kuipers di Instastory usai pertandingan.
"Sepak bola adalah permainan paling indah di dunia - itu dimaksudkan untuk membawa kebahagiaan, persatuan, persahabatan, kekeluargaan, dan persaudaraan! Pekan ini menjadi kekalahan terbesar bagi kami semua," sambungnya.
Kericuhan usai Persib vs Persija bukan kali pertama ada kasus atau masalah yang melibatkan terkait suporter. Kejadian tak mengenakkan yang berhubungan dengan suporter telah terjadi usai pertandingan Persib vs Port FC di stadion yang sama pada Kamis (19/9).
"Sekarang waktunya untuk menyadari kita semua berbagi tujuan yang sama. Kita semestinya jadi satu klub, satu tim, bersatu dalam biru," Nick Kuipers menegaskan.
Ya, beberapa hari lalu terdapat kasus mengenai dugaan intimidasi terhadap suporter yang dilakukan oleh oknum ofisial/pemain Maung Bandung dan pelecehan seksual secara verbal oleh oknum petugas (steward) terhadap Bobotoh wanita.
Masalah itu berbuntut panjang. Viking Persib Club (VPC) dan Bobotoh lain sampai turun ke jalan melakukan demonstrasi di depan Graha Persib. Aksi itu dilakukan dengan tujuan mendesak manajemen Persib mengungkap fakta yang terjadi sesungguhnya.
Namun, kasus ini juga masih belum menemui titik terang dan manajemen Persib Bandung baru mengumumkan hasil investigasi sementara. Mereka merilis insiden itu terjadi setelah oknum suporter melakukan provokasi dengan teriakan kasar dan ujaran kebencian terhadap pemain Persib di tribune VIP.
Saat ini manajemen Persib masih terus bekerja dan melakukan pendalaman antara lain pengumpulan data, bukti, klarifikasi dengan para saksi, dan pihak yang diduga terlibat. VPC juga terus mendesak agar investigasi dilakukan terbuka dan transparan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
