Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 September 2024 | 02.44 WIB

Diperkuat Mantan Bintang Persebaya Surabaya, Semen Padang FC Tak Berdaya Kalah Lagi dari Persita Tangerang

Muhammad Iqbal mantan bintang Persebaya Surabaya belum bisa berbuat banyak untuk tim barunya Semen Padang di Liga 1 Indonesia. (Instagram @semenpadangfcid) - Image

Muhammad Iqbal mantan bintang Persebaya Surabaya belum bisa berbuat banyak untuk tim barunya Semen Padang di Liga 1 Indonesia. (Instagram @semenpadangfcid)

JawaPos.com — Semen Padang FC kembali terpuruk dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 setelah harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persita Tangerang. Laga yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu, 22 September 2024 itu berlangsung dengan intensitas tinggi.

Gol tunggal kemenangan Persita dicetak oleh Aji Kusuma pada menit ke-63, yang masuk sebagai pemain pengganti.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dalam tempo lambat. Kedua tim tampak bermain hati-hati, terutama Semen Padang yang tampak ingin fokus memperbaiki lini pertahanan mereka setelah beberapa hasil negatif di pertandingan sebelumnya.

Namun, pada menit ke-7, Persita sudah memberikan ancaman serius. Esal Sahrul melakukan aksi solo run di sisi kiri pertahanan Semen Padang dan mencoba menusuk ke dalam kotak penalti. Sayangnya, pergerakannya berhasil diredam oleh barisan pertahanan Kabau Sirah sebelum ia sempat melepaskan tembakan ke gawang.

Tidak berselang lama, Persita kembali membangun serangan melalui set piece yang dieksekusi oleh Sin Yeong-bo. Umpan lambungnya diarahkan ke dalam kotak penalti, tetapi gagal menghasilkan peluang berbahaya. Sementara itu, Semen Padang mulai mencoba menekan balik.

Kenneth Ngwoke hampir mencatatkan namanya di papan skor setelah berusaha menyambut umpan tarik dengan aksi heroik di dalam kotak penalti. Sayangnya, bola yang berusaha dijangkau hanya mendekati penjaga gawang Persita.

Pada menit ke-35, Semen Padang melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Melcior Majefat dan memasukkan Anwar Sani untuk menyegarkan lini tengah mereka. Tak lama berselang, pada menit ke-37, Cornelius Stewart hampir membawa Semen Padang unggul lebih dulu. Sayangnya, tembakannya dari dalam kotak penalti membentur pemain Persita, hanya menghasilkan tendangan sudut.

Persita sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-41 melalui aksi Esal Sahrul yang memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Yardan Nafi. Namun, wasit segera menganulir gol tersebut karena Esal dianggap berada dalam posisi offside.

Memasuki babak kedua, Persita mulai lebih berani menekan. Mereka berinisiatif memberikan tekanan pada lini belakang Semen Padang. Pada menit ke-54, Persita mendapat peluang emas melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Esal Sahrul. Sayangnya, bola hanya membentur pagar hidup yang dibentuk oleh pemain Semen Padang.

Namun, kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-63 ketika Aji Kusuma yang baru masuk menggantikan Esal Sahrul berhasil mencetak gol. Menerima umpan dari Marios, Aji dengan tenang melepaskan sontekan pelan yang tidak mampu dihalau penjaga gawang Semen Padang, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persita.

Setelah tertinggal, Semen Padang mencoba meningkatkan intensitas permainan mereka. Namun, serangan demi serangan yang dibangun masih kurang tajam untuk menembus pertahanan solid Persita. Pada menit ke-82, Michubichu, pemain pengganti Semen Padang, hampir saja menyamakan kedudukan. Tandukannya memanfaatkan umpan silang nyaris menghasilkan gol, tetapi bola hanya melambung tipis di atas mistar gawang.

Menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-85, Kenneth Ngwoke terlibat tabrakan keras dengan penjaga gawang Persita dalam sebuah situasi perebutan bola di udara. Sayangnya, wasit melihat ada pelanggaran dalam duel tersebut, sehingga peluang emas untuk Semen Padang kembali menguap.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Persita tetap tidak berubah. Semen Padang harus kembali pulang dengan tangan hampa, meskipun telah berusaha keras sepanjang pertandingan. Kekalahan ini semakin menambah daftar hasil negatif mereka di kompetisi musim ini.

Semen Padang yang kini diperkuat oleh mantan bintang Persebaya Surabaya, Muhammad Iqbal, masih kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka. Meskipun Iqbal tampil penuh selama 90 menit, kontribusinya belum mampu memberikan dampak signifikan bagi tim yang kini ditangani oleh pelatih baru, Eduardo Almeida. Iqbal yang diharapkan bisa menjadi motor serangan Semen Padang, nyatanya masih belum mampu menunjukkan performa optimalnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore