
Jelang laga perdana Liga 1 Indonesia 2024/2025, Persebaya Surabaya fokus persiapan teknis dan non teknis untuk menyambut musim baru. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah fokus mempersiapkan diri jelang bergulirnya Liga 1 2024/2025. Laga perdana yang akan mereka hadapi adalah melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo pada pukul 15.00 WIB.
Persiapan yang matang menjadi kunci agar Persebaya dapat memulai musim dengan kemenangan. Namun, di tengah euforia menyambut musim baru, ada suara-suara dari para suporter yang mengeluhkan sistem ticketing yang diterapkan oleh klub kesayangan mereka.
Seorang suporter setia Persebaya Surabaya, yang dikenal dengan sebutan Bonek, memberikan pandangannya tentang sistem ticketing yang diterapkan oleh klub.
Suporter ini, yang berdomisili di luar kota Surabaya, merasakan kurangnya efisiensi dalam proses penukaran tiket. "Sebagai Bonek yang berdomisili di luar Surabaya, sepertinya kurang efektif jika harus ditukarkan menjadi tiket gelang dan harus ke Surabaya terlebih dahulu. Seenggaknya harus berangkat H-1 sebelum match berlangsung dan pembiayaan menjadi membengkak," ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa sistem ticketing yang memerlukan penukaran tiket menjadi gelang di tempat tertentu menyulitkan suporter yang berasal dari luar kota.
Mereka harus datang sehari sebelum pertandingan untuk menukarkan tiket, yang tentunya menambah biaya dan waktu yang harus mereka korbankan.
Selain itu, harga tiket yang cukup tinggi juga menjadi perhatian suporter. Tiket kategori fans dihargai Rp100 ribu, sementara tiket kategori superfans dihargai Rp300 ribu. "Dengan harga Rp100 ribu untuk kategori fans dan peminat menonton banyak ya mau dikata apa lagi, prinsip jual beli semakin banyak peminat semakin naik harganya. Alangkah baiknya harga tiket diubah seperti yang dulu diadakan lagi tiket pelajar, fans, dan superfans," harapnya.
Suporter ini juga mempertanyakan fasilitas yang diberikan kepada pemegang tiket superfans, apakah sudah sepadan dengan harga yang dibayarkan. "Terkait superfans yang seharga Rp300 ribu apakah fasilitas yang diberikan sudah sepadan dengan harga segitu? sepertinya masih belum melihat fasilitas di GBT saat ini," tambahnya.
Kritik ini menggambarkan keinginan suporter agar Persebaya mempertimbangkan kembali harga tiket dan fasilitas yang diberikan. Mereka berharap adanya kategori tiket pelajar yang lebih terjangkau, sehingga lebih banyak suporter dari berbagai kalangan dapat menikmati pertandingan langsung di stadion.
Suporter ini juga memberikan saran untuk memudahkan suporter luar kota dalam mendapatkan tiket. "Saran dari saya untuk ticketing domisili luar Surabaya ga perlu ditukar lagi menjadi tiket gelang, semua kan sudah serba digital juga tinggal bawa HP sudah bisa barcode tiket yang sudah dipesan," tutupnya.
Penggunaan teknologi digital dalam proses ticketing dianggap lebih praktis dan efisien, terutama bagi suporter yang berasal dari luar kota.
Dengan semakin berkembangnya teknologi, proses ticketing yang serba digital memang sudah seharusnya menjadi pilihan utama. Hal ini tidak hanya memudahkan suporter, tetapi juga membantu mengurangi risiko pemalsuan tiket dan meningkatkan keamanan.
Klub-klub besar di berbagai belahan dunia sudah banyak yang menerapkan sistem ticketing digital, dan ini bisa menjadi contoh bagi klub-klub di Indonesia, termasuk Persebaya Surabaya.
Persiapan jelang musim baru tentunya tidak hanya sebatas pada performa tim di lapangan, tetapi juga bagaimana klub bisa memberikan pengalaman terbaik bagi para suporternya.
Suara-suara dari suporter, seperti yang diungkapkan oleh Bonek dari luar kota tersebut, seharusnya menjadi masukan berharga bagi manajemen klub. Persebaya Surabaya sebagai salah satu klub besar di Indonesia tentu ingin selalu memberikan yang terbaik bagi para pendukung setianya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
