
Persebaya Surabaya tengah berusaha membangun kekuatan tim jelang Liga 1 dengan uji coba menghadapi Persik Kediri. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Atmosfer panas akan menyelimuti Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu, 4 Agustus 2024. Persebaya Surabaya dan Persik Kediri, dua tim legendaris Jawa Timur, akan saling berhadapan dalam laga uji coba pramusim Liga 1 2024/2025.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB ini menjadi bagian dari persiapan kedua tim menuju kompetisi utama musim mendatang. Laga ini bisa disaksikan melalui live streaming di Vidio dan siaran langsung di Indosiar.
Meski absen di turnamen pramusim Liga 1 Piala Presiden 2024, Persebaya Surabaya tetap aktif mengasah kemampuan dengan serangkaian laga uji coba. Terakhir, Green Force sukses menumbangkan Persibo Bojonegoro dengan skor 2-0, menunjukkan kesiapan mereka menyambut musim baru. Kini, menghadapi Persik Kediri yang juga tengah mempersiapkan diri, menjadi ujian nyata bagi tim asuhan Paul Munster untuk mengukur kekuatan dan kekompakan tim.
Persebaya Surabaya, yang musim lalu gagal lolos ke Championship Series, bertekad untuk memperbaiki pencapaian di musim mendatang. Mereka melakukan sejumlah perubahan signifikan dalam skuad, terutama dengan mendatangkan pemain asing baru.
Kehadiran pemain lokal terbaik Liga 1 2023/2024, Malik Risaldi, menjadi tambahan berharga bagi lini serang mereka. Bersama nama-nama seperti Bruno Moreira dan Flavio Silva, Green Force berharap bisa menyajikan permainan yang lebih agresif dan produktif.
Namun, dalam laga melawan Persik Kediri, Persebaya tidak semata-mata mengejar kemenangan. Laga ini lebih difokuskan untuk menemukan skema permainan terbaik dan mencoba berbagai komposisi pemain, terutama para pemain baru.
Dengan demikian, meskipun hasil akhir tidak terlalu ditekankan, performa dan adaptasi para pemain baru menjadi perhatian utama. Ernando Ari dan rekan-rekannya diharapkan bisa menunjukkan peningkatan performa dan pemahaman taktik yang lebih baik.
Di sisi lain, Persik Kediri juga tidak mau kalah dalam persiapan mereka menuju Liga 1 2024/2025. Setelah finis di peringkat kesembilan musim lalu, Macan Putih melakukan perubahan besar dalam skuad mereka.
Beberapa pemain bintang didatangkan untuk memperkuat tim, seperti Ezra Walian, Ramiro Fergonzi, Majed Osman, hingga Brendon Lucas. Dalam posisi pemain asing, hanya Rohit Chand dan Ze Valente yang dipertahankan, menunjukkan keseriusan Persik dalam merombak skuad demi hasil yang lebih baik.
Dengan banyaknya wajah baru, Persik Kediri fokus membangun chemistry dan pemahaman antarpemain selama pramusim. Laga melawan Persebaya menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk menguji komposisi tim dan strategi yang telah direncanakan.
Pelatih Persik Marcelo Rospide diharapkan mampu meracik taktik yang efektif, sehingga tim bisa tampil lebih solid dan konsisten sepanjang musim.
Dalam sejarah pertemuan, kedua tim memiliki catatan yang cukup berimbang. Dalam lima pertemuan terakhir, baik Persebaya maupun Persik sama-sama mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kali kalah.
Hal ini menunjukkan bahwa laga nanti diprediksi akan berjalan ketat dan penuh tensi. Para suporter kedua tim tentu berharap pertandingan ini bisa menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih superior di antara mereka.
Melihat hasil pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya memang tidak tampil konsisten. Mereka sempat kalah dari Bali United dan Dewa United, namun mampu bangkit dengan kemenangan melawan Persibo Bojonegoro.
Sedangkan Persik Kediri juga mengalami pasang surut performa, dari kemenangan telak atas Persikabo hingga hasil imbang melawan PSS Sleman. Dengan demikian, kedua tim memiliki tantangan yang sama, yaitu mencari konsistensi dan performa terbaik menjelang Liga 1.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
