Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juli 2024 | 17.33 WIB

Lolos Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 Tetap Dikritik, Komentar Suporter Malaysia dan Vietnam Pedas

Jens Raven ketika merayakan gol ke gawang Timor Leste di babak terakhir grup A Piala AFF U-19 2024. (pssi.org) - Image

Jens Raven ketika merayakan gol ke gawang Timor Leste di babak terakhir grup A Piala AFF U-19 2024. (pssi.org)

JawaPos.com - Meski Timnas Indonesia U-19 berhasil melangkah ke babak semifinal Piala AFF U-19 2024 dengan kemenangan telak atas Timor Leste, tetapi kritikan tetap saja didapat. Kali ini dari sorotan tajam suporter negara tetangga, Malaysia dan Vietnam.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Selasa (24/7) berakhir dengan skor mencolok 6-2. Skor itu memastikan Indonesia sebagai juara Grup A dengan torehan sempurna sembilan poin dari tiga laga.

Timnas Indonesia U-19 menunjukkan performa gemilang sepanjang turnamen, termasuk dalam pertandingan terakhir melawan Timor Leste. Jens Raven menjadi bintang pada pertandingan ini dengan dua gol yang dicetaknya pada menit ke-18 dan 26. Torehan gol itu menambah koleksi golnya menjadi tiga sepanjang turnamen.

Selain Jens Raven, gol-gol dari Kadek Arel (50'), Arkhan Kaka (53'), dan Muhammad Kafiatur (56') menambah dominasi Indonesia atas Timor Leste. Meski Timor Leste sempat memberikan perlawanan melalui dua gol dari Ricardo Rorinho Dos Santos (23') dan Alexandro Bahkito (85'), namun hal tersebut tidak cukup untuk menghambat laju Garuda Nusantara.

Kemenangan itu membawa Indonesia ke babak semifinal. Selanjutnya mereka akan menghadapi salah satu dari dua tim kuat di Grup C, Thailand atau Malaysia. Kedua tim tersebut saat ini memiliki poin yang sama, yaitu enam. Pertandingan antara keduanya akan menentukan lawan Indonesia di babak empat besar.

Namun, di balik euforia kemenangan dan prestasi tersebut, muncul komentar-komentar pedas dari suporter Malaysia dan Vietnam. Mereka tidak segan-segan melontarkan sindiran yang mengkritik pencapaian Timnas Indonesia U-19.

Suporter Vietnam dengan akun Minh Hiếu di fanpage Facebook ASEAN Football menulis, "Indonesia sedang mencoba yang terbaik untuk mengurangi jarak besar antara mereka dan dua negara terkuat dan terhebat sepanjang masa (Thailand dan Vietnam) di ASEAN." Komentar ini menunjukkan adanya anggapan bahwa meski Indonesia menunjukkan performa baik, mereka masih dianggap belum setara dengan Thailand dan Vietnam dalam hal prestasi sepak bola di kawasan ASEAN.

Tidak kalah tajam, suporter Malaysia dengan akun Izuddin Yazid di fanpage yang sama menulis, "Buat dia bahagia.. Mereka (Indonesia) kalah di semifinal." Komentar ini tidak hanya menyindir performa Indonesia tetapi juga meremehkan peluang mereka di babak semifinal nanti.

Kritik dan sindiran ini tentu saja memancing reaksi dari suporter Indonesia yang tidak terima dengan anggapan merendahkan tersebut. Banyak yang beranggapan bahwa kemenangan Indonesia di fase grup sudah seharusnya mendapat apresiasi, bukan malah dicibir. Mereka juga optimis bahwa Timnas U-19 mampu membuktikan diri di babak semifinal dan melangkah hingga ke final.

Performa Indonesia di Piala AFF U-19 2024 ini memang cukup mengesankan. Di laga pertama, Garuda Nusantara menaklukkan Filipina dengan skor telak 6-0 pada Rabu (17/7) malam WIB. Jens Raven mencetak gol pertama dalam turnamen ini di pertandingan tersebut. Keberhasilan mencetak banyak gol dan menjaga dominasi di setiap pertandingan menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh skuad asuhan Indra Sjafri.

Namun, perjalanan ke babak semifinal tentu tidak akan mudah. Menghadapi tim kuat seperti Thailand atau Malaysia membutuhkan persiapan matang dan strategi yang tepat. Timnas U-19 harus tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh komentar-komentar negatif yang mencoba mengganggu konsentrasi mereka.

Pelatih Indra Sjafri juga menekankan pentingnya menjaga mental dan semangat juang para pemain. Dalam setiap kesempatan, ia selalu mengingatkan anak asuhnya untuk tetap rendah hati dan terus bekerja keras. “Pertama tentu kita syukuri, tiga match kita meraih sembilan poin, tapi tentu menghadapi semifinal kita harus banyak melakukan beberapa perbaikan,” ujar Indra Sjafri.

Di sisi lain, komentar pedas dari suporter negara tetangga ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk membuktikan bahwa mereka layak dihormati dan diperhitungkan. Suporter Indonesia berharap bahwa kritik tersebut akan dijawab dengan prestasi nyata di lapangan.

Kritikan yang dilontarkan oleh suporter Malaysia dan Vietnam memang mencerminkan adanya persaingan sengit di level regional. Setiap negara ingin menunjukkan dominasinya dan tidak ingin kalah bersaing. Namun, sepak bola seharusnya menjadi ajang untuk menunjukkan sportivitas dan saling menghormati, bukan tempat untuk merendahkan satu sama lain.

Meski demikian, kritik dan komentar pedas ini juga menunjukkan bahwa pencapaian Indonesia mulai diperhitungkan oleh negara-negara lain. Ini bisa menjadi indikasi positif bahwa sepak bola Indonesia sedang berada di jalur yang benar menuju kebangkitan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore