
Timnas U-16 ketika berhasil raih posisi terbaiknya di Piala AFF U-16 sebagai peringkat ketiga. (pssi.org)
JawaPos.com — Polemik fans sepak bola Malaysia kembali memanas. Kali ini, pemicunya adalah kabar Timnas Indonesia kemungkinan hanya akan mengirim tim lapis kedua pada ajang Piala AFF 2024.
Padahal, tim berjuluk Garuda itu selalu dinanti oleh tim-tim Asia Tenggara lainnya, termasuk Malaysia, yang menganggap Indonesia sebagai rival berat.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan ambil bagian di ajang Piala AFF 2024 atau ASEAN Championship 2024 yang berlangsung pada 23 November sampai 21 Desember 2024. Namun, kabar Timnas Indonesia tidak akan menurunkan timnas senior asuhan Shin Tae-yong pada gelaran Piala AFF tahun ini telah menimbulkan berbagai reaksi dan komentar, terutama dari fans Malaysia yang merasa diremehkan.
Timnas Indonesia saat ini sedang fokus pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka tergabung di grup yang cukup berat bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan Tiongkok. Karena jadwal Piala AFF 2024 berbenturan dengan kualifikasi Piala Dunia, PSSI memastikan bahwa Timnas Indonesia tidak akan diperkuat sejumlah pemain bintangnya yang tampil di kualifikasi tersebut. Nama-nama seperti Thom Haye, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk dipastikan tidak akan ikut serta dalam Piala AFF 2024.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan bahwa turnamen antarkawasan Asia Tenggara itu tidak lagi menjadi prioritas skuad Garuda. Erick membuka kemungkinan untuk memainkan Timnas Indonesia U-20 asuhan Indra Sjafri pada ajang Piala AFF terdekat. "Kami akan memberikan kesempatan regenerasi Timnas kita di Piala AFF 2024. Mungkin kami memainkan Timnas U-20, sekaligus nanti persiapan buat SEA Games dan lain-lain," kata Erick Thohir dalam jumpa pers di Jakarta.
Erick Thohir tidak khawatir apabila pada gelaran AFF mendatang, tim-tim pesaing Timnas Indonesia menurunkan skuad terbaiknya. Menurutnya, bukan saatnya lagi bagi pemain-pemain muda yang sudah tampil di level senior turun kasta membela tim kelompok usia di ajang AFF. "Kalau nanti negara-negara lain di AFF mengeluarkan tim seniornya, enggak apa-apa. Toh selama ini tim senior kita pun mayoritas generasinya di bawah 25 tahun. Tentu pemain seperti Marselino Ferdinan, yang biasa main di Timnas Senior, kami juga tidak mau tarik ke bawah lagi," ujarnya.
Keputusan ini juga sebagai bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-20 menuju SEA Games 2025. Baru-baru ini, PSSI angkat bicara soal kemungkinan Nova Arianto menggantikan Shin Tae-yong memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, namun hal ini belum ada konfirmasi langsung dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia belum pernah berhasil menjuarai Piala AFF sejak digelar 14 kali. Prestasi terbaik mereka adalah meraih enam kali runner-up pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. Terakhir, pada 2020, Shin Tae-yong gagal mempersembahkan Piala AFF bagi Indonesia usai anak asuhnya dikalahkan oleh Thailand di laga final.
Ketidakhadiran para pemain terbaik Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 ini langsung mendapat sorotan dari negara tetangga, Malaysia. Fans Negeri Jiran memberikan reaksi negatif atas keputusan ini, lantaran dianggap meremehkan tim-tim Asia Tenggara lainnya. Sebagian fans Harimau Malaya marah karena Indonesia tidak menurunkan skuad terbaiknya di ajang Piala AFF 2024.
"Indonesia baru merasa kuat baru-baru setelah lolos 16 besar Piala Asia 2023, serasa paling oke. Thailand dan Vietnam tenang saja, bayangkan jika nanti Indonesia jatuh," ucap salah satu fans Malaysia. "Biarkan saja Indonesia seperti itu. Baru masuk putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 saja berlagak sombong. Patut syukur dan jangan menghina negara lain," tulis fans lainnya.
"Macam orang kaya baru lah, sudah rasa kaya dan mulai menyombong," tulis fans Malaysia lainnya. "Piala AFF tak pernah dapat, Piala Dunia setengah jalan pun tak dapat juga. Dia masuk tahap sekarang ini karena nasib saja," tulis fans dilansir dari Youtube CLD Sport Channel. "Kalau sudah menang Piala AFF, baru boleh disebut sebagai jagoan Asia Tenggara," terang fans Timnas Malaysia.
Reaksi keras lainnya datang dari fans Malaysia yang menganggap keputusan ini sebagai bentuk ketakutan Indonesia. "Jika Shin Tae-yong lepas dari timnas Indonesia, baru sepak bola mereka akan terjun bebas," ucap seorang netizen Malaysia. "Sombongnya, tak layak ke Piala Dunia apa akan jadi, banyak tim yang lebih kuat daripada Indonesia. Jangan harap masuk Piala Dunia," tutur orang Malaysia lainnya. "Indonesia tak sehebat itu, layak ke Piala Asia pun karena berada di grup mudah lawan dua tim ASEAN, kalah dari Irak dua kali, dan kalah juga dari Iran. Nanti kita lihat dia satu grup dengan tim Asia Barat, Jepang, atau Korea. Hebatkah timnas Indonesia?" ucap fans lainnya.
Komentar-komentar pedas ini menunjukkan bahwa rivalitas antara Indonesia dan Malaysia masih sangat kental. Keputusan PSSI untuk tidak menurunkan skuad terbaiknya di Piala AFF 2024 dianggap sebagai bentuk kesombongan oleh fans Malaysia. Mereka merasa diremehkan dan tidak segan-segan melontarkan kritik tajam terhadap Timnas Indonesia.
Meskipun demikian, keputusan PSSI didasari oleh pertimbangan strategis untuk fokus pada kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dianggap lebih penting. Persiapan Timnas Indonesia U-20 juga menjadi prioritas dalam menghadapi ajang-ajang mendatang seperti SEA Games 2025.
Polemik ini tentu saja menambah bumbu persaingan antara kedua negara di kancah sepak bola Asia Tenggara. Bagaimana pun juga, keputusan PSSI ini akan diuji di lapangan. Apakah strategi ini akan membawa hasil positif atau justru sebaliknya, hanya waktu yang akan menjawab. Satu hal yang pasti, rivalitas dan drama antara Indonesia dan Malaysia di dunia sepak bola tidak akan pernah padam.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
