
Sejumlah anak melintas di depan bangunan Wisma Karanggayam, Surabaya, Minggu (30/6/2024).
JawaPos.com-Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi mengapresiasi informasi yang beredar terkait itikad baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam hal ini Wali Kota Eri Cahyadi untuk menawarkan pengelolaan Wisma Karanggayam kepada Persebaya.
Namun Candra mengaku masih belum mengetahui secara pasti poin-poin draft final kerja sama dari Pemkot Surabaya terkait pengelolaan Wisma Karanggayam tersebut.
"Ya, sejauh ini memang kami belum mendapatkan draft final tawaran kerja samanya seperti apa. Saya kira prosesnya tidak bisa instan karena kami harus terus mempelajari seperti apa. Karanggayam dengan sejarahnya yang panjang dan sebagai prosesnya pasti tidak bisa hanya sekedar jadi romantisme belaka," ujar Candra, dalam keterangannya kepada ANTARA, Senin.
Candra menjelaskan, jika ditanya tentang Persebaya tertarik atau tidaknya sebagai klub dan perusahaan, dia akan menimbang terlebih dahulu secara keputusan bisnis.
"Persebaya sudah tidak bisa menggunakan Karanggayam sejak 2019, jadi sebenarnya kami juga sudah move on. Sebagai sebuah klub dan perusahaan, kami akan menimbang secara jernih serta detail, itu masuk tidak dalam keputusan bisnis Persebaya," ucapnya.
Semua yang menjadi keputusan Persebaya, lanjutnya, harus dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham dan partner-partner yang telah menjalin kerja sama. "Sehingga terkait misalnya pengelolaan Karanggayam ya saya kira Persebaya harus melihat lagi lebih detail seperti apa," tuturnya.
Namun, kalau memang benar-benar mau memanfaatkan Wisma Karanggayam sebagai pengembangan pembinaan pemain usia muda di Surabaya, maka infrastrukturnya harus disiapkan terlebih dahulu secara matang.
"Kalau sekarang ini kan sudah bertahun-tahun Wisma Karanggayam tidak terawat. Kalau kemudian misalnya ada peluang pengelolaan, saya kira belum bisa dikatakan sekarang bisa jalan. Karanggayam harus diperbaiki dulu, baru nanti kami bicara ke depan seperti apa," kata Candra.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
