Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Mei 2024 | 20.07 WIB

Wali Kota Surabaya Ingin Fungsikan Kembali Mess Karanggayam, Kejayaan Persebaya Kembali Bangkit

DIFUNGSIKAN KEMBALI: Mess Karanggayam yang sudah lama tidak terurus rencananya akan difungsikan kembali untuk Persebaya Surabaya dan Askot PSSI Surabaya. (Pemerintah Kota Surabaya) - Image

DIFUNGSIKAN KEMBALI: Mess Karanggayam yang sudah lama tidak terurus rencananya akan difungsikan kembali untuk Persebaya Surabaya dan Askot PSSI Surabaya. (Pemerintah Kota Surabaya)

JawaPos.com — Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Wisma Karanggayam, Jalan Karanggayam No 1, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, pada Rabu (15/5/2024) sore.

Sidak ini dilakukan setelah menyerahkan bantuan tiga kursi roda dan sembako ke rumah warga penerima manfaat di Jalan Kapasari Pedukuhan dan Jalan Karanggayam I/55 M Surabaya.

Dalam peninjauan tersebut, Eri Cahyadi melihat langsung kondisi terkini lapangan Wisma Karanggayam yang penuh dengan vegetasi liar. Bahkan, beberapa jendela kayu di sana juga terlihat rusak dengan kaca pecah dan berserakan. Pemandangan ini memicu keprihatinan dan memotivasi Wali Kota Eri untuk mengambil tindakan.

Wali Kota Eri menyatakan keinginannya untuk kembali memfungsikan Wisma Karanggayam. Dia berencana melakukan diskusi dengan manajemen Persebaya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya terkait rencana ini. "Nanti Mess Karanggayam ini kita akan diskusi dengan teman-teman Persebaya, insyaallah hari Jumat besok. Nanti habis Jumatan kita akan bertemu teman-teman Persebaya dan DLH," kata Eri Cahyadi di sela peninjauan dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Surabaya.

Sebelumnya, Eri mengaku sudah pernah berdiskusi dengan manajemen Persebaya mengenai Wisma Karanggayam. Polemik berkepanjangan sejak 2019 membuat lapangan dan gedung wisma tersebut mangkrak dan tidak difungsikan. "Saya pernah sampaikan ke Mas Nanang bersama manajemen (Persebaya), ini digunakan Persebaya dan kantornya Askot (Asosiasi Kota PSSI) Surabaya," ujarnya.

Wali Kota Eri berharap besar bahwa lapangan Karanggayam dapat kembali difungsikan sebagai tempat latihan pemain Persebaya. Selain itu, dia juga berharap adanya akademi sekolah sepak bola (SSB) untuk anak-anak Surabaya di lokasi tersebut. "Jadi anak-anak (SSB) itu habis main ada semangatnya, lihat pemain Persebaya. Jadi, ada embrio untuk terus berkembang," jelasnya.

Tidak hanya itu, sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Eri juga ingin mess di sana kembali difungsikan. Dia berharap pelatihan maupun pembinaan SSB untuk anak-anak Surabaya bisa dipusatkan di Wisma Karanggayam. "Saya juga bermimpi anak-anak Surabaya yang punya kelebihan dari SSB tadi dikumpulkan, tinggal di sini, dibentuk. Kalau ada pertandingan seperti Soeratin Cup, yang mewakili antarkota, Porprov, itu anak-anak Surabaya sudah terbentuk," harapnya.

Wali Kota Eri menginginkan Wisma Karanggayam menjadi pusat pendidikan dan pelatihan bagi SSB anak-anak Surabaya. Dengan begitu, mereka diharapkan memiliki semangat yang sama seperti para pemain Persebaya. "Jadi, di sini sekolahnya ditata, makannya ditata, sampai dia benar-benar jadi. Sehingga ada rasa, anak-anak berkembang melihat seniornya, pemain Persebaya. Jadi, ada semangatnya dan saling menguatkan," katanya.

Lebih dari itu, Eri juga tidak ingin ke depan ada lagi sengketa terkait Wisma Karanggayam. Makanya, dia berharap wisma itu dapat difungsikan sebagai tempat latihan Persebaya dan Askot, termasuk mess untuk SSB anak-anak Surabaya. "Semoga yang geger-gegeran (sengketa) seperti itu, (menjadi) masa lalu lah. Tidak ada gegeran (sengketa) lagi di Surabaya," pungkasnya.

Keputusan Wali Kota Eri ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan Persebaya Surabaya, yang dikenal dengan julukan "Green Force". Menghidupkan kembali Wisma Karanggayam sebagai pusat latihan dan pembinaan pemain muda bisa menjadi langkah strategis untuk membangun pondasi kuat bagi masa depan sepak bola Surabaya.

Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan penuh dari pemerintah kota, Persebaya diharapkan bisa mencetak lebih banyak talenta-talenta muda berbakat yang siap bersinar di kancah nasional dan internasional.

Revitalisasi Wisma Karanggayam juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi komunitas sepak bola di Surabaya. Anak-anak yang tergabung dalam SSB akan mendapatkan inspirasi dan motivasi dari para pemain senior Persebaya, menciptakan semangat kebersamaan dan solidaritas yang kuat. Ini bukan hanya tentang membangun fasilitas fisik, tetapi juga membangun mentalitas juara yang siap berjuang demi prestasi.

Langkah Wali Kota Eri ini juga diharapkan dapat menekan polemik yang selama ini terjadi terkait penggunaan Wisma Karanggayam. Dengan dialog dan kerjasama yang baik antara pemerintah kota, manajemen Persebaya, dan DLH, diharapkan segala permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan bijaksana.

Fokus utama adalah bagaimana memanfaatkan fasilitas yang ada untuk kemajuan bersama, bukan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu.

Pada akhirnya, keberhasilan revitalisasi Wisma Karanggayam akan sangat bergantung pada komitmen semua pihak yang terlibat. Pemerintah kota, manajemen Persebaya, DLH, dan komunitas sepak bola Surabaya harus bekerja sama dengan semangat kebersamaan dan visi yang sama untuk kemajuan sepak bola di Surabaya. Jika semua pihak bersatu, bukan tidak mungkin era kejayaan Green Force akan kembali terulang, dan Surabaya akan menjadi kiblat sepak bola nasional yang membanggakan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore