
JEJAK GEMILANG: Jajang Paliama pernah menorehkan jejak gemilang di Piala AFC 2013 bersama Semen Padang. (Semen Padang)
JawaPos.com — Sebuah duka mendalam menyelimuti jagad sepak bola Indonesia. Mantan pemain Semen Padang FC, Jajang Paliama, telah berpulang ke Rahmatullah.
Namun, sebelum menyudahi perjalanan hidupnya di dunia, Jajang meninggalkan jejak yang tak terlupakan, terutama dalam perjalanannya bersama Semen Padang pada Piala AFC 2013.
Berita duka tersebut menyita perhatian banyak pihak. Kabar meninggalnya Jajang Paliama disampaikan oleh akun resmi Persik Kediri, klub yang juga pernah dibela sang pemain setelah meninggalkan Semen Padang.
Turut berduka cita atas kepergian Jajang, doa pun mengalir dari berbagai penjuru, termasuk dari rekan-rekan sesama pemain yang pernah berjibaku bersamanya di lapangan.
Namun, sebelum kita meratapi kepergian Jajang Paliama, mari kita tengok kembali momen-momen gemilang yang diciptakan ketika mengenakan seragam Semen Padang FC, khususnya pada Piala AFC 2013. Musim itu, Jajang menjadi salah satu elemen kunci dalam tim Kabau Sirah yang berhasil menorehkan sejarah cemerlang.
Jajang Paliama adalah salah satu dari sekian banyak pemain yang direkrut Semen Padang FC untuk mengarungi persaingan di Liga Indonesia dan ajang internasional, Piala AFC 2013. Bersama dengan sejumlah nama besar seperti M. Nur Iskandar, Novan Setya Sasongko, dan lainnya, Jajang diperkenalkan sebagai bagian penting dari skuad yang diharapkan mampu memberikan prestasi gemilang bagi klub.
Lahir pada 1984, Jajang bukanlah sosok baru dalam kancah sepak bola Indonesia. Sebelum memperkuat Semen Padang, dia telah membela Persibo Bojonegoro. Namun, ketika tiba kesempatan untuk bergabung dengan tim berjuluk Kabau Sirah, Jajang tak menyia-nyiakannya. Bersama rekan-rekan setimnya yang baru, Jajang siap memberikan segalanya di lapangan.
Perjalanan Semen Padang FC di Piala AFC 2013 tak bisa dilepaskan dari kontribusi Jajang Paliama. Meskipun tak sampai meraih trofi juara, namun pencapaian mereka berhasil menembus babak 8 besar patut diapresiasi. Di sinilah peran Jajang begitu vital, terutama dalam mengisi lini tengah tim.
Selama membela Semen Padang FC, Jajang mencatatkan 48 penampilan yang menunjukkan dedikasinya yang tinggi terhadap tim. Tidak hanya itu, keberhasilannya juga membawa namanya masuk dalam radar Timnas Indonesia pada 2012, di bawah asuhan pelatih Nil Maizar. Meskipun hanya dua caps yang dia kantongi, namun keberadaannya di timnas menjadi bukti akan kualitasnya sebagai seorang pemain.
Tragedi tak terduga menghampiri Jajang Paliama pada Sabtu, 11 Mei 2024. Kecelakaan fatal yang menimpanya di daerah Maron-Banyakan, Kabupaten Kediri, merenggut nyawanya secara tiba-tiba. Kabar ini mengguncang banyak pihak, terutama para penggemar sepak bola yang masih mengenang kontribusi gemilangnya di lapangan.
Reaksi duka cita pun mengalir dari berbagai kalangan. Rekan-rekan sesama pemain, seperti M. Nur Iskandar dan Novan Setya Sasongko, menyampaikan rasa kehilangan mereka melalui media sosial. Doa-doa pun terus mengalir untuk almarhum, semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. "Innalillahi wa inna rajiun, Mas Jajang," tulis M. Nur Iskandar di story akun IG-nya.
"Innalillahi wa inna raji’un. Selamat jalan dan Husnul Khotimah, Mas Jajang Paliama," tambah Novan Setya.
Kecelakaan yang menelan Jajang Paliama memberikan pelajaran berharga bagi kita semua bahwa kehidupan ini sungguh rapuh, dan kapan pun kita bisa dipanggil oleh Sang Khalik. Namun, yang patut kita kenang adalah jejak gemilang yang telah ditinggalkan oleh Jajang, terutama di atas lapangan saat memperkuat Semen Padang FC, membela warna timnas, serta dalam setiap momen di mana namanya diucapkan sebagai inspirasi bagi para pencinta sepak bola di Indonesia.
Sebuah perjalanan hidup yang berakhir begitu mendadak, namun meninggalkan jejak yang tak akan terlupakan. Semoga Jajang Paliama mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini. Selamat jalan, Jajang Paliama. Semoga husnul khotimah menyertaimu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
