
Persik Kediri saat menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu (24/2)
JawaPos.com – Bhayangkara FC akan menjamu Persis Solo saat menjalani laga terakhir atau pekan ke-34 ajang BRI Liga 1 2023/2024. Kedua tim bertekad memberikan penampilan terbaik walau tak lagi berpengaruh dengan posisi di klasemen.
Bhayangkara FC yang bertindak sebagai tim tuan rumah saat ini masih tertahan di peringkat 17 dengan torehan 26 angka. Kemenangan di laga ini tak akan membuat The Guardian terhindar dari degradasi, karena mereka telah dinyatakan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.
Sementara Persis masih bercokol di peringkat kedelapan dengan 47 angka, dan tak mungkin bermain di Championship Series, karena Laskar Sambernyawa terpaut tujuh poin dari posisi keempat, Madura United, yang merupakan batas terakhir untuk tampil di Championship Series
Walau begitu, Agus Sugeng Riyanto selaku asisten pelatih optimistis dengan peluang timnya untuk memenangi laga terakhir Liga 1 musim ini. Pihaknya berjanji akan memberikan yang terbaik.
Sementara Pelatih Persis, Milomir Seslija, mengisyaratkan bakal melakukan rotasi. “Pemain-pemain muda mendapatkan kesempatan dan berhasil membuktikan jika mereka adalah pemain yang bagus. Selama 14 hari kita memainkan empat laga dan membuat kita harus melakukan rotasi pemain dan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda,” kata Milomir Seslija.
Hasil akhir yang sudah tidak akan menentukan apapun bagi kedua tim membuat Milo yakin pertandingan lawan Bhayangkara FC nanti akan menjadi kesempatan yang bagus untuk pemain-pemain muda Laskar Sambernyawa.
“Kesempatan yang bagus untuk pemain-pemain muda kita mengembangkan dan mengevaluasi kemampuan mereka. Tidak akan ada tekanan di pertandingan nanti, sehingga mereka bisa bermain dengan bebas,” ucap pelatih yang akrab disapa Milo itu.
Dia pun menegaskan agar suporter tidak langsung menilai kemampuan pemain-pemain muda hanya berdasarkan satu pertandingan saja.
“Pemain-pemain muda ini butuh untuk bermain di pertandingan sebenarnya. Jika mereka hanya di bangku cadangan, itu tidak akan ada artinya,” kata Milo.
“Di Indonesia, banyak yang berpikir jika pemain muda melakukan debut yang bagus, maka mereka akan menjadi pemain besar seperti Maradona. Tentu tidak seperti itu, karena mereka harus mendapatkan kesempatan lebih pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Ini merupakan proses kita untuk mengembangkan mereka,” papar Milo.
Di sisi lain, pemain Persis, M Riyandi mengatakan pertandingan nanti tidak akan berlangsung dengan mudah.
“Pastinya kita sangat siap untuk pertandingan. Kita akan mengincar 3 poin karena pada laga sebelumnya di kandang kita kehilangan poin. Bermain di kandang Bhayangkara FC tidak akan mudah, yang pasti kita akan berjuang untuk laga nanti,” pungkas M Riyandi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
