Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Maret 2024 | 00.01 WIB

Jelang Laga Kontra Madura United, Persebaya Surabaya Panen Denda Rp50 Juta dari Komdis PSSI

DENDA 50 JUTA: Persebaya Surabaya menerima denda Rp50 juta dari Komdis PSSI jelang laga kontra Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya Surabaya) - Image

DENDA 50 JUTA: Persebaya Surabaya menerima denda Rp50 juta dari Komdis PSSI jelang laga kontra Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Persiapan Persebaya Surabaya menjelang pertandingan kontra Madura United tampaknya tidak sepenuhnya mulus. Tim berjuluk Green Force ini harus menerima denda sebesar Rp50 juta dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Rilis hasil sidang Komdis PSSI yang berlangsung pada tanggal 5, 6, dan 7 Maret 2024 memperlihatkan bahwa Persebaya Surabaya terkena sanksi denda sebesar Rp 50 juta. Keputusan ini diambil karena pada pertandingan melawan PSS Sleman, tim tuan rumah mengumpulkan lima kartu kuning.

Denda tersebut merupakan bagian dari serangkaian sanksi yang diberikan oleh PSSI kepada beberapa klub dan individu yang terlibat dalam pelanggaran disiplin. Persita Tangerang, misalnya, juga mendapatkan denda sebesar Rp 100 juta serta penutupan sebagian stadion Tribun Timur bagian Utara selama satu pertandingan saat menjadi tuan rumah, akibat terjadinya kericuhan dalam pertandingan melawan Borneo FC.

Selain itu, PSS Sleman juga dikenai denda sebesar Rp 50 juta karena enam pemainnya mendapat kartu kuning dalam pertandingan yang sama melawan Persebaya Surabaya. Tidak hanya itu, pemain mereka, Wahyudi Hamisi, juga mendapatkan hukuman larangan bermain selama tiga pertandingan serta denda Rp 25 juta karena melakukan pelanggaran serius terhadap pemain Persebaya Surabaya.

Tidak hanya terbatas pada Liga 1, sanksi juga diberikan kepada klub-klub Liga 2. Persiraja Aceh, misalnya, mendapat denda sebesar Rp 25 juta karena beberapa pemainnya mendapat kartu kuning dalam pertandingan melawan Malut United FC.

Situasi ini menunjukkan bahwa sanksi disiplin dari PSSI tidak pandang bulu dan diberlakukan secara adil kepada semua klub yang terlibat. Meskipun memengaruhi kondisi finansial klub, namun sanksi ini bertujuan untuk menjaga disiplin dan keamanan dalam sepak bola Indonesia.

Jadi, meskipun dalam kondisi terkena denda, Persebaya Surabaya tetap harus fokus pada persiapan dan performa timnya dalam menghadapi Madura United. Dengan semangat dan dukungan penuh dari suporter setia, Green Force diharapkan mampu mengatasi segala kendala dan meraih hasil yang memuaskan dalam pertandingan yang akan datang

Berikut Daftar Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI dari Tanggal 5, 6, dan 7 Maret 2024:

  1. Persita Tangerang

Nama Kompetisi: Liga 1 2023/2024

Pertandingan: Persita Tangerang vs Borneo FC Samarinda

Tanggal Kejadian: 2 Maret 2024

Jenis Pelanggaran: Terjadi pelemparan kemasan minuman, penyalaan flare sebanyak 8 buah serta terdapat beberapa penonton memasuki area lapangan pertandingan

Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion (Tribun Timur bagian Utara) sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah; Denda Rp100 juta.

  1. Persebaya Surabaya

Nama Kompetisi: Liga 1 2023/2024

Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PSS Sleman

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore