Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 00.19 WIB

Heboh Video ASN Jambi Pamer Gaji ke-13, Pemda Siapkan Sanksi Bila Terbukti Bersalah

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Kota Jambi viral di media sosial lantaran dianggap memamerkan gaji ke-13 yang baru diterima. (X: @blaugrana1O). - Image

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Kota Jambi viral di media sosial lantaran dianggap memamerkan gaji ke-13 yang baru diterima. (X: @blaugrana1O).

JawaPos.com - Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Kota Jambi viral di media sosial lantaran dianggap memamerkan gaji ke-13 yang baru diterima. Hal ini turut diunggah oleh akun X @blaugrana1O.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Kota Jambi, A Ridwan, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memanggil ASN yang yang terlibat untuk dimintai keterangan sekaligus menelusuri video tersebut.

Bahkan, dia turut mengklarifikasi bahwa gaji yang diterima tidaklah besar dan bertujuan untuk membantu para pegawai.

"Sebenarnya mereka tidak harus seperti itu, karena gaji 13 itu juga tidak besar. Gaji itu sebenarnya untuk membantu beban pegawai yang menyekolahkan anak, kegiatan sosial," kata Ridwan di Kota Jambi, Kamis (11/6).

Dia menegaskan bahwa tidak tepat jika tunjangan dipamerkan di media sosial. Ridwan juga turut tak menyetujui konten yang menampilkan gaji ke-13 secara berlebihan. Sebab, tak mencerminkan tujuan pemberian tunjangan.

Bahkan, pemerintah daerah juga dikabarkan akan mempelajari kemungkinan diberikannya sanksi jika memang terdapat pelanggaran. Tak menutup kemungkinan pula, kasus tersebut akan dibawa ke majelis kode etik ASN demi diproses lebih lanjut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, netizen pun turut bereaksi. Salah satunya @marzuki*** yang mengajak masyarakat untuk membayar pajak dengan nada sarkasme.

“Yuuukkkk bayar pajak tuk menggaji mereka para ASN, karena para ASN kebutuhannya sangat banyak. Walau ada oknum yg kerjanya datang absen lalu pergi ngopi lalu datang lagi tuk absen pulang. Gaji gede minim prestasi,” ungkapnya.

Bahkan, ada netizen yang menyadari bahwa konten ini hanyalah sarkas. Hanya saja, eksekusi yang kurang mengakibatkan banyak orang menganggap konten flexing.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore