Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Maret 2024 | 17.43 WIB

Paul Munster Sebut Ada Skandal usai Persebaya Dikalahkan Borneo FC

MAKSIMALKAN SKUAD: Paul Munster tetap optimistis dengan skuad yang ada semenjak kepergian Song Ui-young yang ingin fokus pemulihan terhadap cederanya. (Persebaya Surabaya) - Image

MAKSIMALKAN SKUAD: Paul Munster tetap optimistis dengan skuad yang ada semenjak kepergian Song Ui-young yang ingin fokus pemulihan terhadap cederanya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, masih belum percaya dengan kekalahan yang dialami timnya di kandang Borneo FC. Pelatih berpaspor Irlandia Utara itu menyebut ada skandal di balik kemenangan Pesut Etam, 2-1.

Munster bahkan tak ragu menyebut sepak bola Indonesia tak akan pernah maju jika masih sering terjadi skandal seperti ini. “Jika situasi ini terjadi terus menerus, sepak bola Indonesia tak akan pernah berubah,” tegas Munster dikutip dari Instagram @persebayafans.27.

Mantan pelatih Bhayangkara FC ini menyebut timnya telah menunjukkan performa terbaik di laga tersebut, walau Persebaya akhirnya harus mengakui keunggulan Borneo FC.

Persebaya sempat unggul lebih dulu lewat gol Toni Firmansyah pada menit ke-85, sebelum Kasim Botan mencetak gol pada menit ke-90+2, dan Ikhsan Zikrak menggandakan keunggulan Pesut Etam lima menit kemudian.

“Saya tak kecewa dengan kekalahan ini. Saya justru kecewa dengan cara kami kalah, karena kami mengalami banyak hal buruk di laga tersebut,” timpal pelatih berusia 42 tahun tersebut.

“Saya tahu Indonesia, dan saya tahu cara kerjanya. Kami seperti melawan 15 pemain,” timpalnya. “Kami mengalami pertandingan yang bikin frustrasi, dan tidak ada yang berubah dari sebelumnya,” timpalnya.

Munster mengaku timnya seolah sia-sia dalam upaya meraih poin di Stadion Batakan. Dia menilai Persebaya tak boleh menang di laga tersebut, terutama setiap melihat keputusan dari wasit.

“Ofisial kurang menjalani tugasnya dengan baik, mulai babak pertama, kedua, hingga menit-menit terakhir,” ujarnya.

“Saya minta ada pemeriksaan menyeluruh tentang ini, karena sepak bola Indonesia tak pernah berubah dari sebelumnya. Saya ingin adanya wasit asing jika ingin sepak bola Indonesia lebih maju,” tutupnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore