
UJI COBA: Persibo menang 2-1 dari Persenga Ngadirejo, Tuban, dalam laga uji coba Jumat (23/2). (YUAN EDO/RDR.BJN)
JawaPos.com — Persibo Bojonegoro, tim yang baru saja meraih gelar juara Liga 3 Jawa Timur, terus mengasah performa mereka melalui uji coba melawan klub lokal Tuban, Persenga Ngadirejo.
Pertandingan yang digelar di Stadion Letjend Soedirman (SLS) pada Jumat (23/2) menjadi momen penting bagi skuad The Giant Killer untuk mengevaluasi pemain dan strategi mereka, meskipun hasilnya adalah kemenangan tipis 2-1.
Meskipun Persibo Bojonegoro berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol dari Fillipo Inzaghi Suyatmo, pelatih dan jajaran staf tim melihat bahwa performa pemain belum mencapai level maksimal.
Gol balasan dari pemain Persenga membuat babak pertama berakhir imbang 1-1, menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh Persibo Bojonegoro.
Pada babak kedua, Persibo Bojonegoro melakukan rotasi pemain untuk memberikan kesempatan kepada semua pemain, termasuk pemain trial yang baru bergabung dengan tim. Meskipun tetap mengendalikan permainan, pelatih I Putu Gede menyatakan bahwa performa pemain masih jauh dari yang diharapkan.
I Putu Gede menegaskan bahwa tujuan utama dari uji coba ini bukanlah untuk mencari kemenangan, melainkan untuk melihat kemampuan dan potensi para pemain baru serta memperbaiki strategi tim.
Meskipun mencetak gol lebih banyak adalah hal yang diinginkan, fokus utama adalah pada penguasaan permainan dan penerapan rencana permainan yang telah disiapkan.
‘’Belum bagus (performa pemain,” jelas eks pelatih Arema FC tersebut dilansir dari Radar Bojonegoro.
Selain itu, I Putu Gede juga menyoroti pentingnya pemain untuk mengalahkan diri mereka sendiri, yakni melampaui batas-batas kemampuan mereka sendiri. Ini menunjukkan bahwa persiapan mental dan kekuatan psikologis juga menjadi fokus dalam persiapan tim untuk kompetisi mendatang.
‘’Kami ada penekanan-penekanan lain di uji coba seperti game plan. Pemain harus bisa mengalahkan dirinya sendiri,” terang pelatih 50 tahun tersebut.
Di sisi lain, penyerang baru Persibo Bojonegoro, Ahmad Farid Fauzi, mengalami cedera ringan setelah dilanggar oleh pemain lawan di pertengahan babak kedua.
Meskipun demikian, pelatih memastikan bahwa kondisinya tidak serius dan diharapkan dapat kembali bermain segera. ‘’Kondisi Farid Fauzi sejak datang tidak bugar, juga di uji coba dipaksa bermain,” ungkapnya.
Dalam keseluruhan pertandingan, meskipun hasil akhirnya adalah kemenangan bagi Persibo Bojonegoro, tim dan pelatih tetap menyadari bahwa masih ada ruang untuk perbaikan.
Uji coba ini merupakan bagian dari proses persiapan yang terus-menerus menuju kompetisi yang lebih serius, dan kesempatan untuk mengevaluasi dan memperbaiki adalah hal yang sangat berharga bagi Persibo Bojonegoro dalam perjalanan mereka menuju kesuksesan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
