Mokhammd Syaifuddin menjalani latihan pertama sebagai asisten pelatih di Persis Solo. (PT LIB)
JawaPos.com – Setelah lama tak terdengar kabarnya, mantan pemain Persebaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin, baru saja secara resmi diumumkan oleh Persis Solo sebagai asisten pelatih yang dipimpin oleh Milomir Seslija.
Selain membantu Milo secara taktikal, Syaifuddin juga akan bertugas sebagai penerjemah Bahasa Spanyol untuk pemain dan pelatih yang ada di skuat Laskar Sambernyawa.
“Saya bergabung di sini sebagai asisten dari Coach Milo, yang dikhususkan sebagai penerjemah bahasa Spanyol untuk pemain-pemain asing yang ada di sini,” jelasnya dikutip dari laman PT LIB.
Pria asli Surabaya itu berharap dapat memberikan bantuan dengan maksimal agar pesan dan strategi yang ingin disampaikan oleh Milomir Seslija dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh pemain-pemain asing di skuat Persis Solo.
Diketahui, skuat Persis Solo musim ini kental dengan aroma Spanyol, beberapa pemain asing yang seperti Alexis Messidoro, David Gonzales dan Diego Bardanca belum fasih berbahasa Indonesia dan masih memakai Bahasa Spanyol.
“Semoga saya bisa membantu pesan yang ingin disampaikan kepada pemain-pemain asing dari Coach Milo lebih maksimal lagi. Begitu pula sebaliknya, jika pemain ingin bertanya atau berinteraksi dengan Coach Milo, akan saya sampaikan," ucap Syaifuddin.
Hingga pekan ke-24 Liga 1, Persis Solo masih terseok-seok di posisi ke-13 klasemen sementara, dengan catatan 29 poin, hasil 7 kali menang, 8 seri dan 9 kekalahan, unggul 2 poin atas PSS Sleman dan tertinggal 1 poin dari Persebaya Surabaya.
Pemilihan Syaifuddin tentu bukan tanpa alasan, ia memperdalam pemahaman bahasa Spanyol saat terlibat dalam program pembinaan pemain muda yang dilakukan bersama dengan asosiasi sepak bola Uruguay, SAD Indonesia.
Selama mengikuti program tersebut, Syaifuddin juga mengikuti uji coba bersama klub potensial dari Cile, yaitu Universidad de Concepción U20.
Tentunya Syaifuddin bukanlah nama asing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pada gelaran Pegadaian Liga 2 2023/24, dia masih terdaftar sebagai pemain aktif di Gresik United. Sedangkan di musim lalu, Syaifuddin masih aktif sebagai pemain di Dewa United.
Sebagai pemain yang lahir asli di Surabaya, namanya mulai naik pasca membela Persebaya Surabaya selama 5 musim lamanya (2017-2022). Selain itu, ia juga pernah membela PSS Sleman (2015-2017) dan mengawali karir profesional di Pelita Bandung Raya (2012-2015).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
