FOKUS TINGKATKAN FISIK DAN TAKTIKAL: Andik Vermansyah dan skuad Persiraja Banda Aceh terus tingkatkan kualitas fisik dan matangkan taktikal jelang laga menghadapi PSBS Biak. (Badan Liga Indonesia)
JawaPos.com – Kepopuleran Andik Vermansah di kalangan Bonek Mania dimulai ketika ia melakukan debutnya bersama Persebaya Surabaya dalam laga kontra Persekabpas Pasuruan, 29 Agustus 2008 silam.
Pertandingan tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya. Laga tersebut berakhir dengan skor 2-0.
Menariknya, pemain jebolan SSB Suryanaga yang berpostur kecil, kencang dan sering menjadi bulan-bulanan lawan itu berposisi sebagai sayap, namun tampil dengan nomor 3 yang lebih identik dengan posisi seorang pemain bertahan.
Baca Juga: Benarkah Minum Soda Dapat Sembuhkan Sakit Perut? Berikut Tips Redakan Sakit Perut Menurut Dokter
Kepada JawaPos, alasan Andik memakai nomor 3 kala itu karena ia mengidolakan mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso.
Ia sendiri memiliki catatan manis bersama pelatih asal Kepanjen itu saat merebut emas sepakbola PON 2008 dengan tim PON Jawa Timur.
Andik menganggap spesial nomor 3 di klub berjuluk Green Force itu. Sebab Nomor punggung tersebut milik Aji Santoso saat membawa Persebaya menjadi juara Liga Indonesia musim 1998 silam.
Konon, Erol Iba yang juga pernah mengenakan nomor tersebut, sempat minta izin khusus kepada pelatih yang kini menukangi Persikabo 1973 itu secara langsung, dak akhirnya diizinkan.
Diketahui, Andik mengenakan nomor 3 bersama Persebaya hingga musim 2009/2010 saat Green Force terdegradasi. Selain itu ia pernah memakai nomor 10 dan 7.
Di ajang Indonesia Premier League, Andik mengenakan nomor 10, namun selang semusim ia berganti ke nomor 7.
Alasan Andik meninggalkan nomor 10 adalah merasa terbebani dengan anggapan ‘The Next Messi’ yang melekat pada dirinya.
Setelah itu, pria yang kini berusia 32 tahun tersebut lebih nyaman dengan nomor 7, termasuk saat membela tim Liga Malaysia, Selangor FC, selama lima tahun.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
