Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Februari 2024 | 13.52 WIB

Mengenang Satu Musim Indah Christian Carrasco Bersama Persebaya, “Spiderman” yang Ingin Juara Terus

Momen Christian Carrasco usai mencetak gol bersama Persebaya. - Image

Momen Christian Carrasco usai mencetak gol bersama Persebaya.

Christian Carrasco hanya semusim di Persebaya. Meski singkat, bonek dan publik tak akan bisa melupakan pemain asal Cile itu. Mengapa?

Sidiq Prasetyo, Surabaya

Christian Carrasco sempat tinggal di Tangerang, Banten. Menjelang akhir karirnya, pesepak bola asal Cile itu membela klub kebanggaan kota tersebut, Persita Tangerang, pada 2010 hingga 2013.

Persita Tangerang sempat diperkirakan bakal menjadi klub terakhir dalam perjalanan karir sepak bola kelahiran Santiago 7 Juli 1978 tersebut. Sebelum akhirnya ada tawaran bermain di Liga Timor Leste dengan membela Assalam di musim 2017.

''Carrasco sepertinya balik ke Cile. Saya juga lama tak berkomunikasi,'' kata Luis Edmundo Durant Requelme saat dihubungi. Luis adalah rekan senegara Carrasco yang juga pernah satu tim dengannya di Persita.

Dia juga mengaku tak mempunyai nomor telepon rekannya tersebut. Luis ingin tahu tentang tujuan menanyakan nomor telepon Carrasco.

''Ah, buat wawancara tentang Persebaya. Dia terkenal di sini karena membela Persebaya dan bisa juara ya,'' ujar lelaki yang menjadi pelatih Persita di akhir musim 2022/2023 dan awal musim 2023/2024 itu

Ya, Carrasco memang selalu dikenang dan dikaitkan dengan Persebaya. Bagaimana tidak, meski hanya semusim, yakni 2004/2005 dia mampu membuat Green Force menjadi juara sekaligus menjadi top skor Persebaya dengan torehan 18 gol.

Carrasco didatangkan Persebaya dari klub PSMS Medan. Sebelum di PSMS, Carrasco bermain di Persim Maroa. Manajemen mengetahui kemampuannya karena kedua kesebelasan pernah bertemu saat berkompetisi di Divisi I yang ketika itu menjadi kompetisi kasta kedua dan Carrasco akhirnya menjadi top skor Divisi I.

''Saya didatangkan ke Persebaya setelah manajemen berbicara dengan agen saya, Nelson Sanchez,'' ungkap Carrasco seperti dikutip dari Buku The Champions, Persebaya Sang Juara.

Dia menolak jika Persebaya juara karena kontribusinya. Bagi Carrasco, suasana tim sangat mendukung untuk membawa Persebaya menjadi juara. ''Pemain di musim 2004 sangat luar biasa,'' ujarnya.

Selain juara dan top skor, ada sisi lain yang selalu diingatnya. Carrasco selalu memakai topeng tokoh superhero, Spiderman, usai mencetak gol. Baginya, selebrasi dalam menjebol gawang lawan harus berbeda dengan pemain lain.

''Saya mulai memakai topeng Spiderman setelah mencetak gol ya di Persebaya. Saya memilih Spiderman karena suka tokoh itu dari kecil,'' papar Carrasco.

Sayang, Carrasco hanya semusim di Green Force. Musim 2005, dia pergi ke Persipura Jayapura.

''Biasanya tim yang habis juara tidak ada target juara lagi di musim depannya. Padahal, saya selalu mau juara di setiap musim,'' tegasnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore