
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mulai menyiapkan komposisi skuad menghadapi Super League Indonesia 2026/2027 menjelang dibukanya bursa transfer pada 28 Juli 2026. (ILeague)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya segera memasuki fase penting dalam persiapan menghadapi Super League Indonesia 2026/2027 setelah FIFA menetapkan periode transfer resmi yang dimulai pada 28 Juli hingga 30 September 2026.
Jendela transfer tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Green Force untuk memperkuat skuad demi menghadapi musim baru yang dimulai pada 4 September 2026 dan berlangsung hingga 30 Mei 2027. FIFA melalui Transfer Matching System (TMS) telah menetapkan dua periode transfer untuk kompetisi profesional putra Indonesia musim 2026/2027.
Selain jendela transfer utama pada 28 Juli-30 September 2026, klub juga mendapat kesempatan melakukan perombakan skuad pada periode kedua yang berlangsung 6 Januari hingga 2 Februari 2027.
Periode transfer kali ini menjadi momen krusial bagi Persebaya Surabaya setelah menutup Super League 2025/2026 di posisi keempat klasemen akhir. Green Force mengoleksi 58 poin dari 34 pertandingan melalui catatan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan.
Posisi empat besar menjadi capaian penting bagi Persebaya Surabaya dalam upaya kembali menjadi penantang serius gelar juara. Hasil tersebut juga menjadi fondasi bagi manajemen dan tim pelatih untuk menyusun komposisi skuad yang lebih kompetitif menghadapi musim depan.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menilai pencapaian finis di posisi empat memiliki arti besar bagi klub dan para pendukung. Menurut dia, posisi tersebut menunjukkan kerja keras tim sepanjang musim mampu menghadirkan kebahagiaan bagi suporter.
“Sangat penting. Finis di posisi 4 tentu lebih baik daripada posisi 5. Jika kita finis di posisi 4, itu menunjukkan kita melakukan pekerjaan yang bagus membuat suporter bahagia,” ujar Bernardo Tavares.
Meski berhasil menembus empat besar, Bernardo Tavares menegaskan Persebaya Surabaya tidak ingin cepat puas. Evaluasi menyeluruh terhadap performa tim tetap dilakukan sebagai dasar menentukan kebutuhan pemain baru.
Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan proses transfer akan disesuaikan dengan kemampuan dan strategi yang telah disiapkan manajemen. Fokus utama bukan sekadar mendatangkan banyak pemain, melainkan mencari sosok yang benar-benar sesuai kebutuhan tim.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
