Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Februari 2024 | 13.48 WIB

Jalan Terjal Maarten Paes Bela Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi Terkendala, Begini Siasat PSSI

Erick Thohir dan Maarten Paes bertemu di Jakarta guna membahas naturalisasi. - Image

Erick Thohir dan Maarten Paes bertemu di Jakarta guna membahas naturalisasi.

JawaPos.com - Langkah PSSI menaturalisasi kiper keturunan Belanda, Maarten Paes menemui jalan terjal. Kabar ini dikonfirmasi oleh Exco PSSI, Arya Sinulingga, setelah ada kendala dalam proses naturalisasi Paes.

"Memang ada kendala, karena pada usia 22 tahun Paes ternyata pernah membela salah satu negara (Belanda),” kata Arya.

Kiper FC Dallas tersebut terganjal masalah player eligibility, yang menerangkan bahwa seorang pemain masih bisa membela negara baru, dengan catatan belum pernah memainkan pertandingan level apapun bersama negaranya yang sekarang, setelah usia 21 tahun.

Paes disebut pernah bermain untuk Belanda U-21 kontra Belarusia U-21, pada ajang Kualifikasi Piala Eropa U-21 tahun 2021. Sedangkan, saat laga tersebut berlangsung, usia Marteen Paes adalah 22 tahun, 6 bulan, dan 1 hari.

Diketahui, Paes yang kala itu sudah berumur 22 tahun tapi masih memperkuat Belanda U-21 dikarenakan dalam turnamen tersebut mengizinkan setiap negara menyertakan maksimal 3 pemain kategori senior dalam ajang tersebut.

Berdasar artikel 9 ayat 2 peraturan FIFA soal pergantian asosiasi, pesepak bola bisa berganti timnas jika berusia di bawah 21 tahun saat kali terakhir membela negara pertamanya baik level junior maupun senior di pertandingan resmi. Dalam hal ini, persyaratan FIFA yang menjadi kendala adalah soal usia. Kiper FC Dallas saat memperkuat Belanda U-21 di Kualifikasi Piala Eropa U-21 pada 2021 telah berusia 22 tahun, 6 bulan, dan 1 hari.

"Ini banyak banget isu yang berseliweran tentang Maarten Paes. Mungkin ada seorang pengamat sepak bola yang menyampaikan. Kami meluruskan ya. Ya memang ada kendala di sana karena dia (Paes) pada usia 22 tahun masih membela salah satu negara anggota FIFA,” kata Arya Sinulingga kepada wartawan.

Meski begitu, PSSI akan tetap berusaha untuk menaturalisasi Paes, dengan menyiasati regulasi FIFA yang berbunyi “At least three years have passed since being fielded for their last match at ‘A’ international level in any kind of football for their current association, whether in an official competition or non-official combination".

Kurang lebih, peraturan tersebut menyebutkan bahwa “Setidaknya tiga tahun telah berlalu sejak dimainkan untuk pertandingan terakhir mereka di Kompetisi Grade A.“

Diketahui, Piala Eropa U-21 bukanlah kompetisi A yang dimaksud. Dalam laga tersebut, Paes tidak dimainkan, dan hanya menjadi cadangan, kejadian tersebut sudah hampir 3 tahun silam.

"Tapi PSSI saat ini tetap proses Paes sampai mendapatkan warga negara Indonesia (WNI)," ucap Arya dalam rilis, Jumat (9/2).

Selain itu, ketua umum PSSI, Erick Thohir, bisa berusaha lewat jalur CAS (Court Arbitration for Sport).

Maarten Paes kini sedang berada di Dallas, dan tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi MLS musim 2024. Dalam persiapannya, Dallas FC sempat berhadapan dengan klub Lionel Messi, Inter Miami FC dalam laga persahabatan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore