Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Oktober 2022 | 18.12 WIB

Papua Football Academy Berlatih di Ketinggian Tembagapura

Siswa Papua Football Academy dan jajaran pelatih di Tembagapura, Mimika, yang memiliki ketinggian 2.000 di atas permukaan laut. Papua Football Academy/Antara - Image

Siswa Papua Football Academy dan jajaran pelatih di Tembagapura, Mimika, yang memiliki ketinggian 2.000 di atas permukaan laut. Papua Football Academy/Antara

JawaPos.com–Papua Football Academy (PFA) yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus langsung menjalankan salah satu programnya. Yakni berlatih di Tembagapura, Mimika, yang memiliki ketinggian 2.000 di atas permukaan laut.

”Sebuah kesempatan berharga bagi anak-anak untuk berlatih di Tembagapura, di ketinggian yang sangat berbeda dari tempat biasa mereka berlatih,” kata Direktur Papua Football Academy Wolfgang Pikal seperti dilansir dari Antara.

Perjalanan selama sekitar tiga jam menggunakan bus khusus dari Timika tidak terasa melelahkan. Sebab, suasana dan atmosfer berbeda sangat menyenangkan bagi 30 siswa PFA hasil seleksi di tiga kota yakni Jayapura, Timika, dan Merauke.

Dalam dua hari berlatih di lapangan sepak bola milik PT Freeport Indonesia itu pada Jumat (7/10) dan Sabtu (8/10), siswa PFA digembleng dengan program membangun kekompakan serta menerima materi sports for development (S4D) yang diadopsi dari kurikulum kepelatihan Federasi Sepak Bola Jerman.

”Di sesi latihan pertama, kami berlatih menyerang di sepertiga lapangan lawan. Pada sesi kedua, kami kedatangan sejumlah peserta tamu untuk mengikuti coaching clinic. Mereka mengikuti program latihan yang kami susun, seperti peningkatan kualitas operan bola,” kata Wolfgang, mantan asisten timnas Indonesia.

Sebanyak 6 siswa Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) di Tembagapura juga berkesempatan mencicipi ilmu kepelatihan ala Papua Football Academy dengan sangat antusias. Bahkan, salah satu dari mereka, Troy Achilles Raja Mangihut Tamba, menginginkan coaching clinic seperti itu diulang kembali di Tembagapura.

Para pemain Papua Football Academy maupun jajaran pelatih tidak kuasa menahan kegembiraan mereka berlatih di Tembagapura walau udara cukup dingin seperti di Eropa dan ditemani rintik hujan yang cukup menguras energi.

”Latihannya seru, walau tetap capek tetapi seperti tidak berkeringkat,” kata pemain PFA asal Jayapura Chorino Jimmy.

Tidak hanya berlatih sepak bola, rombongan Papua Football Academy juga berkesempatan bertemu dengan senior manajemen PT Freeport Indonesia di Tembagapura.

Coach Wolfgang Pikal memperkenalkan PFA, akademi sepak bola pertama di Indonesia yang menerapkan prinsip FIFA Children Safeguarding. Dia juga menceritakan bagaimana pengelolaan akademi yang dijalankan dengan tidak meninggalkan pendidikan serta pembentukan karakter individu.

”Saya terkesan dengan perilaku anak-anak PFA. Bukti bahwa mereka tidak hanya diajarkan bermain sepak bola dengan baik, juga mendidik para siswa menjadi individu yang berkarakter baik. Saya punya harapan besar terhadap mereka,” kata Executive Vice President of Operation PT Freeport Indonesia George Banini.

Pendapat senada juga disampaikan Executive Vice President Side Administration PT FI Brian Esser. ”Saya yakin, program ini tidak sia-sia. Anak-anak Papua akan mendapatkan pelajaran dan pengalaman berharga selama mereka berada di Papua Football Academy,” ucap Brian Esser.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore