
(ALFIAN RIZAL-ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Tim nasional (timnas) Indonesia U-20 dan Vietnam U-20 sudah melakoni dua pertandingan grup F kualifikasi Piala AFC U-20. Seluruhnya berakhir dengan skor identik. Menang telak 4-0 atas Timor Leste dan unggul 5-1 dari Hongkong.
Jadilah pertemuan keduanya di Stadion Gelora Bung Tomo nanti malam bakal sangat menentukan.
Harus ada yang menang. Dan, siapa yang menang berhak langsung lolos ke Piala Asia U-20 di Uzbekistan tahun depan.
Sesuai dengan regulasi, apabila dua tim bertanding di laga pemungkas grup dengan poin dan produktivitas gol yang sama berakhir imbang, pertandingan akan dilanjutkan dengan adu penalti. Tanpa dua kali babak perpanjangan waktu setelah babak normal 2 x 45 menit.
Pelatih timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong sadar betul laga nanti malam amat menentukan. Juga, ada kemungkinan pemenang bakal ditentukan melalui babak adu penalti. Karena itu, dalam latihan di Lapangan THOR, Surabaya, kemarin (17/9) siang, Marselino Ferdinan dkk diberi materi khusus untuk melakukan penalti. Sejumlah pemain seperti Hokky Caraka Brilliant hingga Zanadin Fariz dicoba jadi eksekutor. Aditya Arya Nugraha disiapkan menjadi kiper utama setelah Cahya Supriadi harus menjalani pemulihan akibat insiden benturan di laga melawan Hongkong.
Shin Tae-yong menuturkan, latihan tersebut hanya dilakukan untuk antisipasi. Dia tetap ingin laga selesai dalam 90 menit dengan kemenangan Garuda Muda, sebutan timnas U-20. ”Saya tidak mau lepas sedikit pun soal antisipasi. Jadi, segalanya harus dipersiapkan,” kata pelatih asal Korea Selatan itu.
Nah, pelatih 51 tahun tersebut sudah mempelajari cara bermain Vietnam U-20. Dia paham betul lawan punya kecepatan dan organisasi permainan yang baik. Shin Tae-yong pun mempersiapkan anak asuhnya untuk bisa memanfaatkan kelemahan lawan.
Soal cara bermain, dia menyadari selama ini timnas cenderung bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik saat bertemu Vietnam. Hal tersebut terlihat dari rekor pertemuan Shin Tae-yong tiap menghadapi Vietnam. Dari beberapa level umur, total Shin Tae-yong bertemu Vietnam sebanyak empat kali. Tidak satu pun laga berakhir untuk kemenangan Indonesia. Dua kali imbang dan dua kali dipermalukan.
Ironisnya, di empat laga itu, Indonesia tidak bisa mencetak gol ke gawang Vietnam. Shin Tae-yong paham itu jadi masalah timnas selama ini. ”Tapi, itu sudah teratasi. Saya optimistis bisa mencetak gol dan menang,” tegasnya.
Meski akan melihat situasi pertandingan terlebih dahulu, mantan pemain Seongnam FC itu sudah meminta anak asuhnya untuk bermain menyerang. ”Pastinya bergantung situasi, ada waktunya pressing, ada waktunya turun. Kami sudah persiapkan semuanya dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, pelatih Vietnam U-20 Dinh The Nam menegaskan bahwa anak asuhnya siap melawan Indonesia. Dia sudah mempelajari beberapa video pertandingan timnas Indonesia U-20, khususnya ketika melawan Timor Leste U-20 dan Hongkong U-20. ”Mereka tim yang kuat. Kami harus tetap fokus selama pertandingan,” bebernya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
