
MENANG: Gol Paulo Henrique membawa Persebaya Surabaya mematahkan rekor 10 pertandingan tanpa kemenangan. (Persebaya)
JawaPos.com – Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi ketatnya pertandingan seru antara Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC pada Minggu (4/2).
Sebuah pertarungan yang tak hanya menentang satu sama lain di lapangan, tetapi juga menunjukkan ketegangan, dramatis, dan akhirnya kegembiraan bagi para pendukung Green Force. Mari kita kupas tuntas detik-detik panas dalam laga yang mempertemukan dua tim tangguh ini.
Pertandingan dimulai dengan peluang tendangan bebas dari Robson Duarte di menit ketiga, sayangnya tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya Surabaya. Meskipun mengandalkan serangan dari sisi sayap, tim tuan rumah belum mampu membongkar pertahanan Bhayangkara FC.
Pada menit ke-16, benturan antara Arief Catur dan Witan Sulaeman menciptakan ketegangan di lapangan. Posisi Reva Adi Surabaya terus dieksploitasi oleh Bhayangkara FC, terutama melalui Dendy Sulistyawan.
Meskipun kedua tim menerapkan garis bertahan tinggi, seringkali pemain di lini serang terjebak dalam perangkap offside. Meski Bhayangkara FC memiliki rekor kemenangan yang kurang mengesankan, mereka mampu menahan permainan terbuka dan pressing tinggi Persebaya Surabaya.
Babak kedua dimulai dengan aksi menarik. Menit ke-48, sepakan jarak jauh Andre Oktaviansyah mengancam gawang Bhayangkara FC, namun M. Aqil Savik berhasil menyelamatkan.
Pada menit ke-54, teriakan gembira memenuhi Gelora Bung Tomo! Gol dari kaki Paulo Henrique, hasil dari tusukan Bruno Moreira di flank kiri Persebaya Surabaya. Inilah momen yang mengakhiri kebuntuan beberapa laga tanpa gol bagi Paulo Henrique, dengan assist brilian dari Bruno Moreira.
Namun, Bhayangkara FC tak tinggal diam. Menit ke-66, Ernando Ari melakukan penyelamatan penting dari sepakan jarak jauh pemain lawan. Persebaya Surabaya tetap berbahaya, dengan Robson Duarte dan tembakan Toni Firmansyah yang sayangnya bisa ditepis oleh M. Aqil Savik.
Momentum dramatis terjadi pada menit ke-82, ketika Reva Adi Utama dan Sani Rizki Fauzi menerima kartu merah setelah clash di lapangan. Pertandingan dilanjutkan dengan kedua tim bermain dengan 10 pemain.
Pertahanan Kukuh, Peluang Terbuang di Extra Time (90+ Menit - Selesai)
Meskipun peluang diperoleh oleh Persebaya Surabaya di babak tambahan waktu, keunggulan satu gol tetap bertahan. Kartu merah untuk Reva Adi Utama dan Sani Rizki Fauzi membuat situasi semakin tegang.
Di akhir pertandingan, skor 1-0 untuk kemenangan Persebaya Surabaya mengakhiri paceklik kemenangan dalam 10 laga terakhir Green Force. Ernando Ari yang harus ditarik keluar karena cedera menjadi tambahan dramatis, namun Andhika Ramadhani mampu mengamankan gawang dengan baik.
Kesimpulan: Green Force Bangkit, The Guardians Tak Berdaya
Drama penuh emosi tercipta di Gelora Bung Tomo, dengan Persebaya Surabaya berhasil mengakhiri puasa kemenangan. Gol tunggal Paulo Henrique menjadi penentu, sementara pertahanan kukuh dan penyelamatan gemilang Ernando Ari dan M. Aqil Savik menambah kehebohan di lapangan.
Pertarungan sengit antara Green Force dan The Guardian menciptakan momen-momen menggigit kuku, dengan kartu merah dan peluang yang terbuang di babak tambahan waktu. Kemenangan ini membuktikan bahwa Persebaya Surabaya masih menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan di kompetisi sepak bola Indonesia.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
