Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2024 | 00.24 WIB

Hasil Liga 1: Paulo Henrique Jadi Pahlawan, Persebaya Surabaya Akhiri Puasa Kemenangan 10 Pertandingan Terakhir

MENANG: Gol Paulo Henrique membawa Persebaya Surabaya mematahkan rekor 10 pertandingan tanpa kemenangan. (Persebaya) - Image

MENANG: Gol Paulo Henrique membawa Persebaya Surabaya mematahkan rekor 10 pertandingan tanpa kemenangan. (Persebaya)

JawaPos.com – Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi ketatnya pertandingan seru antara Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC pada Minggu (4/2).

Sebuah pertarungan yang tak hanya menentang satu sama lain di lapangan, tetapi juga menunjukkan ketegangan, dramatis, dan akhirnya kegembiraan bagi para pendukung Green Force. Mari kita kupas tuntas detik-detik panas dalam laga yang mempertemukan dua tim tangguh ini.

Pertandingan dimulai dengan peluang tendangan bebas dari Robson Duarte di menit ketiga, sayangnya tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya Surabaya. Meskipun mengandalkan serangan dari sisi sayap, tim tuan rumah belum mampu membongkar pertahanan Bhayangkara FC.

Pada menit ke-16, benturan antara Arief Catur dan Witan Sulaeman menciptakan ketegangan di lapangan. Posisi Reva Adi Surabaya terus dieksploitasi oleh Bhayangkara FC, terutama melalui Dendy Sulistyawan.

Meskipun kedua tim menerapkan garis bertahan tinggi, seringkali pemain di lini serang terjebak dalam perangkap offside. Meski Bhayangkara FC memiliki rekor kemenangan yang kurang mengesankan, mereka mampu menahan permainan terbuka dan pressing tinggi Persebaya Surabaya.

Babak kedua dimulai dengan aksi menarik. Menit ke-48, sepakan jarak jauh Andre Oktaviansyah mengancam gawang Bhayangkara FC, namun M. Aqil Savik berhasil menyelamatkan.

Pada menit ke-54, teriakan gembira memenuhi Gelora Bung Tomo! Gol dari kaki Paulo Henrique, hasil dari tusukan Bruno Moreira di flank kiri Persebaya Surabaya. Inilah momen yang mengakhiri kebuntuan beberapa laga tanpa gol bagi Paulo Henrique, dengan assist brilian dari Bruno Moreira.

Namun, Bhayangkara FC tak tinggal diam. Menit ke-66, Ernando Ari melakukan penyelamatan penting dari sepakan jarak jauh pemain lawan. Persebaya Surabaya tetap berbahaya, dengan Robson Duarte dan tembakan Toni Firmansyah yang sayangnya bisa ditepis oleh M. Aqil Savik.

Momentum dramatis terjadi pada menit ke-82, ketika Reva Adi Utama dan Sani Rizki Fauzi menerima kartu merah setelah clash di lapangan. Pertandingan dilanjutkan dengan kedua tim bermain dengan 10 pemain.

Pertahanan Kukuh, Peluang Terbuang di Extra Time (90+ Menit - Selesai)

Meskipun peluang diperoleh oleh Persebaya Surabaya di babak tambahan waktu, keunggulan satu gol tetap bertahan. Kartu merah untuk Reva Adi Utama dan Sani Rizki Fauzi membuat situasi semakin tegang.

Di akhir pertandingan, skor 1-0 untuk kemenangan Persebaya Surabaya mengakhiri paceklik kemenangan dalam 10 laga terakhir Green Force. Ernando Ari yang harus ditarik keluar karena cedera menjadi tambahan dramatis, namun Andhika Ramadhani mampu mengamankan gawang dengan baik.

Kesimpulan: Green Force Bangkit, The Guardians Tak Berdaya

Drama penuh emosi tercipta di Gelora Bung Tomo, dengan Persebaya Surabaya berhasil mengakhiri puasa kemenangan. Gol tunggal Paulo Henrique menjadi penentu, sementara pertahanan kukuh dan penyelamatan gemilang Ernando Ari dan M. Aqil Savik menambah kehebohan di lapangan.

Pertarungan sengit antara Green Force dan The Guardian menciptakan momen-momen menggigit kuku, dengan kartu merah dan peluang yang terbuang di babak tambahan waktu. Kemenangan ini membuktikan bahwa Persebaya Surabaya masih menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan di kompetisi sepak bola Indonesia.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore