
ALFIAN RIZAL/JAWA POS GACOR: David da Silva mencetak gol penentu kemenangan Persib Bandung atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan kemarin sore. Dia sudah mencetak enam gol sejauh ini.
JawaPos.com-Persib Bandung mulai merasakan efek kehadiran Luis Milla.
Setelah di laga kandang sebelumnya menang 2-1 ketika menjamu RANS Nusantara FC (4/9), kemarin Maung Bandung menang 2-1 saat melawat ke Stadion Kanjuruhan, markas Arema FC.
Luis Milla sangat senang atas kemenangan timnya. Padahal, dia sudah berpikir laga bakal berakhir imbang mengingat permainan Arema FC yang sangat menekan di babak pertama.
”Tapi, kami bisa manfaatkan satu peluang bagus di ujung laga dan membalikkan kedudukan. Saya senang,” tutur mantan pelatih timnas Indonesia itu.
Kunci kemenangan Persib adalah pergantian pemain di babak kedua. Masuknya Beckham Putra di menit ke-45 menggantikan Febri Hariyadi dan Dedi Kusnandar menit ke-64 membuat permainan Persib lebih bagus.
”Kami tidak lagi lakukan umpan langsung ke arah Febri. Kami bisa delay bola dan possession ball,” ucapnya.
Dalam laga kemarin sore, Singo Edan unggul lebih dulu lewat gol Dedik Setiawan pada menit ke-45. Tapi, Maung Bandung membalas dua gol melalui Beckham Putra di menit ke-49 dan David da Silva menit ke-88.
Sementara itu, pelatih Arema FC Javier Roca mendapat catatan buruk di laga perdana bersama Arema FC. Kekalahan itu membuat Roca tinggal punya ”dua nyawa” sisa di Arema FC.
Sebab, manajemen mewanti-wanti, jika pelatih asal Cile itu kalah tiga kali berturut-turut, pemecatan akan dilakukan. Bahkan, hal itu masuk klausul kontrak Roca bersama Arema FC.
Mantan pelatih Persik Kediri itu memahami hal tersebut. ”Saya harus terus maju dan menerima itu (tinggal dua kesempatan lagi),” ujarnya.
Yang jelas, saat ini ada beberapa hal yang harus diperbaikinya. Salah satunya mengubah permainan tim. Mengubah gaya long ball ala Eduardo Almeida menjadi gaya Malangan yang diinginkan suporter dan manajemen.
”Sekarang pemain saya minta untuk bersabar. Itu sudah terlihat di pertandingan tadi (kemarin sore),” jelasnya.
Tapi, untuk mengubah hal itu, pelatih berusia 45 tahun tersebut mengaku sedikit kesulitan. Sebab, fisik skuad Arema FC saat ini buruk.
”Karena bermain dengan long ball sangat menguras fisik. Saya harus lihat lagi fisik pemain sekarang berada di level mana karena sangat kelelahan. Pemain seharusnya beristirahat dari latihan saat ini,” katanya.
Tugas Roca semakin berat untuk membangkitkan Singo Edan. Beberapa pemain intinya bermasalah. Kiper utama Adilson Maringa kemarin sore harus absen karena cedera. Plus beberapa pemain lain seperti Evan Dimas, Johan Alfarizi, dan Abel Camara.
”Pemain juga butuh latihan yang lebih variatif. Kami akan angkat kepala dan mulai menatap pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
