Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 September 2022 | 20.21 WIB

Luis Milla Ungkap Kunci Kemenangan Persib di Kandang Arema FC

ALFIAN RIZAL/JAWA POS GACOR: David da Silva mencetak gol penentu kemenangan Persib Bandung atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan kemarin sore. Dia sudah mencetak enam gol sejauh ini. - Image

ALFIAN RIZAL/JAWA POS GACOR: David da Silva mencetak gol penentu kemenangan Persib Bandung atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan kemarin sore. Dia sudah mencetak enam gol sejauh ini.

JawaPos.com-Persib Bandung mulai merasakan efek kehadiran Luis Milla.

Setelah di laga kandang sebelumnya menang 2-1 ketika menjamu RANS Nusantara FC (4/9), kemarin Maung Bandung menang 2-1 saat melawat ke Stadion Kanjuruhan, markas Arema FC.

Luis Milla sangat senang atas kemenangan timnya. Padahal, dia sudah berpikir laga bakal berakhir imbang mengingat permainan Arema FC yang sangat menekan di babak pertama.

”Tapi, kami bisa manfaatkan satu peluang bagus di ujung laga dan membalikkan kedudukan. Saya senang,” tutur mantan pelatih timnas Indonesia itu.

Kunci kemenangan Persib adalah pergantian pemain di babak kedua. Masuknya Beckham Putra di menit ke-45 menggantikan Febri Hariyadi dan Dedi Kusnandar menit ke-64 membuat permainan Persib lebih bagus.

”Kami tidak lagi lakukan umpan langsung ke arah Febri. Kami bisa delay bola dan possession ball,” ucapnya.

Dalam laga kemarin sore, Singo Edan unggul lebih dulu lewat gol Dedik Setiawan pada menit ke-45. Tapi, Maung Bandung membalas dua gol melalui Beckham Putra di menit ke-49 dan David da Silva menit ke-88.

Sementara itu, pelatih Arema FC Javier Roca mendapat catatan buruk di laga perdana bersama Arema FC. Kekalahan itu membuat Roca tinggal punya ”dua nyawa” sisa di Arema FC.

Sebab, manajemen mewanti-wanti, jika pelatih asal Cile itu kalah tiga kali berturut-turut, pemecatan akan dilakukan. Bahkan, hal itu masuk klausul kontrak Roca bersama Arema FC.

Mantan pelatih Persik Kediri itu memahami hal tersebut. ”Saya harus terus maju dan menerima itu (tinggal dua kesempatan lagi),” ujarnya.

Yang jelas, saat ini ada beberapa hal yang harus diperbaikinya. Salah satunya mengubah permainan tim. Mengubah gaya long ball ala Eduardo Almeida menjadi gaya Malangan yang diinginkan suporter dan manajemen.

”Sekarang pemain saya minta untuk bersabar. Itu sudah terlihat di pertandingan tadi (kemarin sore),” jelasnya.

Tapi, untuk mengubah hal itu, pelatih berusia 45 tahun tersebut mengaku sedikit kesulitan. Sebab, fisik skuad Arema FC saat ini buruk.

”Karena bermain dengan long ball sangat menguras fisik. Saya harus lihat lagi fisik pemain sekarang berada di level mana karena sangat kelelahan. Pemain seharusnya beristirahat dari latihan saat ini,” katanya.

Tugas Roca semakin berat untuk membangkitkan Singo Edan. Beberapa pemain intinya bermasalah. Kiper utama Adilson Maringa kemarin sore harus absen karena cedera. Plus beberapa pemain lain seperti Evan Dimas, Johan Alfarizi, dan Abel Camara.

”Pemain juga butuh latihan yang lebih variatif. Kami akan angkat kepala dan mulai menatap pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore