
LEBIH SUPERIOR: Persebaya Surabaya punya catatan yang lebih baik ketika menghadapi PSIS Semarang dalam rekor pertemuan mereka. (Persebaya)
JawaPos.com - Pertemuan antara dua kekuatan besar, Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang, selalu mengundang perhatian di pentas sepak bola Indonesia.
Dengan sejarah panjang yang membentang dari era Perserikatan hingga Liga 1 Indonesia, keduanya akan kembali bersaing dalam laga tunda pekan ke-20 Liga 1 2023/2024. Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi saksi bisu bagi pertempuran ini pada hari ini, Selasa (30/1).
Melihat ke belakang, tujuh pertemuan terakhir antara Persebaya dan PSIS menghadirkan dinamika yang menarik. Green Force, julukan Persebaya Surabaya, masih mendominasi dengan tiga kemenangan. Sementara Laskar Mahesa Jenar meraih dua kemenangan, dan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Rekor terbaru menunjukkan bahwa PSIS Semarang berhasil memenangkan pertandingan pada Juli 2023 dengan skor 2-0. Namun, sebelumnya pada Maret 2023, Persebaya Surabaya unggul dengan skor 2-1. Ini menjanjikan pertarungan yang tak terduga, dengan kedua tim menunjukkan kekuatan yang bisa berubah dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Meskipun secara rekor pertemuan Persebaya Surabaya masih diunggulkan, kondisi saat ini memberikan gambaran yang berbeda. Persebaya Surabaya, di bawah arahan pelatih baru Paul Munster, berada di peringkat 13 klasemen dengan 26 poin. Di sisi lain, PSIS Semarang menempati posisi keempat dengan 38 poin, menunjukkan konsistensi mereka sepanjang musim ini.
Namun, pertandingan ini bukan hanya soal rekor. Ini adalah ujian bagi daya tahan dan adaptabilitas kedua tim. Bagaimana Paul Munster, dengan ambisinya untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan, meracik strategi menghadapi PSIS?
Bagaimana dengan PSIS, yang mengincar tiga poin, menjawab tantangan dari tim yang memiliki rekor positif melawan mereka?
Pencinta sepak bola Indonesia tentu familiar dengan sejarah panjang rivalitas Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang. Dari era Perserikatan hingga Liga 1 Indonesia, pertemuan mereka selalu menghasilkan pertandingan besar yang dinantikan oleh para penggemar.
Paul Munster, yang membawa target ambisius, akan memberikan sentuhan segar pada pertandingan klasik ini. Pertanyaannya, bagaimana Evan Dimas dan Taisei Marukawa, yang memiliki hubungan historis dengan Persebaya Surabaya, akan bermain di depan para Bonek? Pertanyaan ini akan terjawab dalam pertandingan hari ini.
Sebelum pertandingan, Paul Munster memimpin latihan intensif untuk meningkatkan fisik dan pemahaman taktikal para pemain Persebaya Surabaya. Dari latihan tersebut, Paul Munster mengungkapkan bahwa dia telah merumuskan gambaran starting line-up yang akan diturunkan. Di pihak PSIS, Gilbert Agius dan skuadnya tiba di Surabaya dengan tekad kuat meraih tiga poin, menginginkan hasil positif di laga tandang yang sarat gengsi.
Tujuh Pertemuan Terakhir Persebaya vs PSIS:
16 Juli 2023: PSIS 2-0 Persebaya (Liga 1 2023-2024)
29 Maret 2023: PSIS 1-2 Persebaya (Liga 1 2022-2023)
23 Agustus 2022: Persebaya 1-0 PSIS (Liga 1 2022-2023)
2 Februari 2022: PSIS 0-0 Persebaya (Liga 1 2021-2022)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
