
MEMATAHKAN KUTUKAN: Shin Tae-yong punya tugas berat untuk mematahkan kutukan 43 tahun Timnas Indonesia belum pernah menang dari Australia. (Tim Media PSSI)
JawaPos.com – Piala Asia 2023 semakin panas dengan langkah Timnas Indonesia melaju ke babak 16 besar. Namun, perjuangan Garuda belum berakhir karena tantangan berat menanti dari Australia di Jassim bin Hamad Stadium, Qatar pada Minggu (28/1).
Meskipun skuad asuhan Shin Tae-yong telah memastikan langkah ke fase gugur, rekor pertemuan antara Indonesia dan Australia menunjukkan bahwa perjalanan menuju puncak tidak akan mudah.
Pertemuan Timnas Indonesia dan Australia telah terjadi sebanyak 15 kali, menciptakan sejarah yang penuh tantangan bagi Garuda. Dari jumlah tersebut, Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan, tiga kali bermain imbang, sementara sebanyak 11 pertemuan berakhir dengan kekalahan. Ini menjadi catatan yang mencerminkan betapa sulitnya menghadapi tim kuat asal Negeri Kanguru.
Namun, tak hanya jumlah kemenangan yang menjadi sorotan, tetapi juga jumlah gol yang dibobolkan oleh Indonesia. Timnas Indonesia harus menelan pil pahit sebanyak 32 kali dari seluruh pertemuan tersebut. Jumlah kebobolan yang signifikan ini menjadi tantangan besar bagi pertahanan Garuda, yang harus menemukan cara untuk meredam serangan Australia.
Pencapaian gol Timnas Indonesia terhadap Australia juga menjadi sorotan. Dari 15 pertemuan, Indonesia baru mampu mencetak gol sebanyak enam kali.
Selain itu, kemenangan terakhir Indonesia atas Australia terjadi di Stadion Gelora 10 November Surabaya pada 30 Agustus 1981. Indonesia menang berkat gol Herry Risdianto saat menang 1-0. Sejak saat itu, Garuda belum mampu menciptakan keberhasilan serupa selama 43 tahun.
Meskipun rekor pertemuan yang menunjukkan dominasi Australia, Timnas Indonesia tetap optimistis dan siap memberikan perlawanan sengit di Piala Asia 2023. Tantangan berat menanti, namun waktu normal 2x45 menit memberikan kesempatan bagi Garuda untuk mengubah sejarah. Pelatih Shin Tae-yong diyakini telah mempersiapkan strategi ideal guna membawa skuadnya terbang semakin tinggi di kompetisi ini.
Namun, ketidakmampuan Indonesia meraih kemenangan atas Australia selama 43 tahun terakhir menjadi catatan yang memberikan beban tersendiri. Meski menghadapi tantangan besar, Garuda diharapkan mampu mengatasi tekanan tersebut dan memberikan pertunjukan terbaiknya di lapangan. Keinginan untuk mengakhiri paceklik kemenangan atas Australia tentu menjadi motivasi ekstra bagi pemain dan tim pelatih.
Shin Tae-yong, sang pelatih Timnas Indonesia, menjadi kunci dalam menghadapi Australia. Dengan segala pengalaman dan kepiawaian taktiknya, Shin Tae-yong diyakini telah merancang strategi ideal untuk mengatasi kelemahan lawan dan memaksimalkan potensi skuad Garuda. Pemain-pemain Indonesia diharapkan mampu menjalankan strategi dengan disiplin dan semangat pantang menyerah.
Jassim bin Hamad Stadium akan menjadi saksi pertarungan sengit antara Timnas Indonesia dan Australia. Kedua tim dipastikan akan memberikan pertandingan yang menarik dan penuh gairah. Kesiapan fisik dan mental menjadi kunci penting bagi Garuda, yang berusaha menciptakan kejutan di Piala Asia 2023.
Dengan rekor pertemuan yang menegangkan dan tantangan besar yang dihadapi, Timnas Indonesia siap mengejar kemenangan melawan Australia. Garuda berharap dapat memecah kutukan 43 tahun tanpa kemenangan dan menciptakan sejarah baru di Piala Asia 2023.
Pertandingan melawan Australia bukan hanya sekadar laga biasa, melainkan sebuah ujian sejauh mana kekuatan dan semangat juang Timnas Indonesia di pentas internasional. Piala Asia 2023 memasuki babak yang semakin menarik, dan Timnas Indonesia bersiap membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan.
17 November 1967 Indonesia 0-2 Australia (Laga Uji Coba)
17 Oktober 1972 Indonesia 1-4 Australia (Laga Uji Coba)
12 Maret 1973 Australia 2-1 Indonesia (Kualifilasi Piala Dunia 1974)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
