Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Agustus 2022 | 18.58 WIB

Hati-Hati Gigitan Macan Putih, Kans Banyak Gol di Banjarmasin

Alfendra Dewangga - Muhammad Taufiq (ANGGER BONDAN/JAWA POS) - Image

Alfendra Dewangga - Muhammad Taufiq (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

JUJUR, sebenarnya saya tidak kaget dengan situasi Persik Kediri saat ini. Dulu semasa saya bermain di sana juga begitu, begitu pula musim lalu.

Situasi di mana Persik selalu terlambat panas ketika memulai kompetisi.

Masih mencari chemistry. Masih mencari komposisi yang pas.

Dulu, ketika saya bermain di sana musim 2013 dan 2016, Persik juga sempat tertatih-tatih ketika memulai kompetisi. Saat itu kami persiapan hanya satu bulan sebelum kasta tertinggi dimulai. Kami kelimpungan karena chemistry belum dapat.

Hal yang sama kembali terulang ketika saya kembali ke Persik setelah dari Persija Jakarta pada musim 2016 ketika main di ISC B. Persiapan juga singkat. Ujungnya, kami kembali kacau di awal musim.

Kalau yang musim ini, saya lihat ’’penyakit” itu masih ada. Padahal, yang saya tahu, kalau ngomong persiapan menghadapi musim ini, bisa dibilang Macan Putih sudah maksimal. Sempat TC (training camp) juga di Jakarta.

Memang banyak faktor ya. Puncaknya ya saat coach Javier Roca mundur. Tidak akan mudah bagi Persik. Apalagi, yang akan menjamu mereka hari ini adalah PSIS Semarang. Tim yang di pertandingan sebelumnya juga kalah, jadi sudah pasti akan mati-matian mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Tim yang juga dihuni skuad yang terbilang mewah.

Tapi, PSIS tetap harus hati-hati. Persik bukannya tidak bisa menggigit ya. Justru, sekarang ini pemain-pemain Persik saya perkirakan akan bermain tanpa beban. Itu yang akan jadi senjata rahasia Macan Putih.

Oke, dari sisi apa saja Persik berada di bawah PSIS. Tapi, beban justru ada di tuan rumah. Mereka dituntut menang. Dituntut bisa memberikan tiga poin di hadapan suporter sendiri.

Kalau saya prediksi, Persik bisa menang tipis. Atau minimal imbang. Pokoknya bawa poin dari Semarang asalkan bermain lepas tanpa beban.

Di pertandingan lain, Barito Putera menjamu Bali United. Sama dengan PSIS dan Persik, dua tim ini juga kalah di pekan sebelumnya. Barito Putera kalah di laga tandang melawan PSS Sleman, Bali United takluk oleh Arema FC di kandang sendiri.

Ini yang sulit, kedua tim sama-sama ingin bangkit dari kekalahan. Pertandingan pasti alot. Intensitas bisa tinggi. Tapi, saya lebih condong Barito Putera yang menang. Kenapa? Tidak mudah bagi tim tamu menang di Banjarmasin. Borneo FC yang tengah menanjak performanya itu sudah merasakan kekalahan di kandang Barito Putera.

Hasil akhir menang Barito Putera, tapi dengan banyak gol yang tercipta. Tidak hanya menang 1-0. Mungkin bisa 2-1 atau 3-2.

Soalnya, Bali United punya lini depan yang bagus. Irfan Jaya, Ilija Spasojevic, Eber Bessa, sampai Privat Mbarga. Jadi, mereka punya peluang besar membobol gawang lawan.

*) RENDI IRWAN, Mantan pemain Persik, kini membela Deltras Sidoarjo

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore