Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 19.27 WIB

Jepang vs Indonesia di Piala Asia 2023, Pieter Huistra: Manfaatkan Terlambat Panasnya Lawan

TAKUMI MINAMINO - ASNAWI MANGKUALAM - Image

TAKUMI MINAMINO - ASNAWI MANGKUALAM

JawaPos.com - Hajime Moriyasu. Nama itu tidak pernah saya lupakan. Dia sosok luar biasa. Baik ketika menjadi pelatih, ataupun dulu saat masih bermain.

Saya dan Hajime pernah tergabung di dalam satu tim J-League, yakni Sanfrecce Hiroshima. Tepatnya ketika saya bermain di sana sekitar tahun 1995-1996.

Satu musim saja, tapi dia memberikan saya banyak kenangan. Hajime adalah kapten tim. Di sepak bola Jepang, bisa menjabat sebagai kapten tim bukan hal yang main-main. Kapten sosok yang sangat dihormati, punya peran penting.

Hajime benar-benar mencerminkan sosok ’kapten’ tersebut. Dia mampu menjadikan Sanfrecce Hiroshima saat itu menjadi satu kesatuan yang luar biasa. Pemain lokal dan asing seperti keluarga.

Saat latihan maupun pertandingan, dia sangat membuat kami semua nyaman. Kami semua sering diundang ke rumahnya, makan malam bersama.

Saat masih bermain, Hajime adalah tipikal pemain yang mau belajar. Dia memperhatikan dengan serius arahan pelatih. Tak sungkan pula bertanya jika merasa tidak jelas.

Ketika jadi pelatih, yang saya tahu, keinginan untuk terus belajar itu tetap ada. Dia bahkan datang ke Eropa untuk mempelajari taktikal sepak bola yang baik. Hajime sosok yang sangat terbuka dengan pengetahuan baru.

Sukses? Saya rasa iya. Buktinya dia cukup lama menangani timnas Jepang. Tentu tidaklah mudah. Persaingan di posisinya sangat ketat.

Di tangannya, Jepang menjelma menjadi kekuatan yang disegani di level dunia. Hajime sukses memadukan, memotivasi, dan memberi pemahaman kepada para pemain kapan mereka harus bermain dan duduk di bench untuk jadi cadangan.

Soal Piala Asia, benar Jepang bermain di bawah standar dalam dua pertandingan awal. Menurut saya, pertandingan melawan Iraq menunjukkan kelemahan mereka: kerap terlambat panas.

Jepang harus mengubah itu jika ingin jadi juara. Perlu diingat, tampil buruk di pertandingan awal bukan berarti bakal gagal.

Soal lawan Indonesia malam ini, jika Jepang masih terlambat panas, bisa jadi keuntungan bagi Indonesia. Indonesia bisa memanfaatkan itu untuk mencetak gol.

Yang terpenting, Indonesia harus percaya diri. Jika pemain Indonesia menampilkan semua kemampuan, habis-habisan, mungkin saja skor akhir bisa 0-0 ataupun 1-1.

Kalian (Indonesia) punya kesempatan lolos ke babak berikutnya. Penting untuk terus bersemangat tanpa kenal takut. (*/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore