
GENJOT PERSIAPAN: Paul Munster (kanan), pelatih baru Persebaya, saat kali pertama memimpin saat latihan di lapangan THOR, Surabaya (4/1).
Latihan itu pasti. Tapi, untuk selingan di tengah jeda kompetisi, sejumlah klub Liga 1 berkegiatan bersama di luar lapangan. Uji coba juga dihelat. Bahkan, ada yang memilih ikut turnamen internasional di luar negeri.
BAGUS P.P.-FARID S.M., Surabaya, DIMAS RAMADHAN, Jakarta
---
ASAP putih itu mengepul dari salah satu rumah di Jalan Doho, Surabaya. Aroma daging yang tengah dibakar sejumlah beberapa penggawa Persebaya Surabaya menguar.
Pada Senin (15/1) malam itu, mereka tengah berkegiatan santai di mes: pesta barbeku. Semua pemain ikut berkumpul. Termasuk staf kepelatihan dan ofisial tim. Tujuannya satu: meningkatkan chemistry pemain di luar lapangan di tengah jeda kompetisi yang cukup panjang sejak Desember dan baru bergulir lagi bulan depan.
Tak cuma makan-makan. Ada juga selingan PlayStation. Hampir semua pemain mencoba, termasuk pemain asing Bruno Moreira. Setelah bertempur di game, pemain diminta berkumpul. Mereka melingkar.
Sang pelatih, Paul Munster, meminta salah seorang pemain berselebrasi. Kemudian, pemain lain menebak selebrasi siapakah itu. Pemain tertawa lepas sepanjang acara.
”Acara seperti ini sangat baik untuk membangun kekompakan serta menguatkan rasa kekeluargaan dan rasa saling memiliki,” kata kapten Persebaya Reva Adi kepada Jawa Pos.
Kiper Persebaya Andhika Ramadhani juga tidak menyangka seluruh penggawa Persebaya bisa selepas dan seceria itu meski tim belum menang dalam sembilan laga terakhir sebelum jeda. ”Ini bagus untuk menjalin keakraban supaya di lapangan bisa menghasilkan yang terbaik untuk tim,” ujar Andhika.
SUNTIKAN MOTIVASI: Rombongan Madura United setelah makan malam bersama mantan Pangkostrad (Purn) Dudung Abdurachman di Jakarta (15/1).
Agenda rutin setiap klub saat Liga 1 berhenti sementara tentu saja latihan dan uji coba. Tapi, setiap tim punya cara untuk mengusir kejenuhan di kalangan para pemain karena lama tidak bertanding.
Di Jakarta, skuad Madura United mengadakan makan malam bareng Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Tim dipimpin Plt Presiden Madura United Richard Erlangga.
Para pemain tampak enjoy. Dudung berpesan agar para pemain memiliki prinsip. ”Di sepak bola, kalah atau menang itu hal biasa. Asal satu, jangan menyerah. Itu prinsip yang harus dipegang,” tegasnya.
Dia juga tahu bahwa Madura United sempat menjadi pemuncak klasemen pada awal musim. ”Tapi, sekarang ada di posisi kelima. Tidak ada masalah. Pasang surut itu biasa. Saya berharap Madura United bisa bangkit dan di puncak lagi,” tuturnya.
Sementara itu, karena sudah sempat libur tiga pekan, PSS Sleman lebih memilih fokus latihan sejak 8 Januari. Di bawah asuhan Risto Vidakovic, tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut telah melakoni dua uji coba. Masing-masing menghadapi finalis Liga 3 Daerah Istimewa Jogjakarta 2023 PS Hizbul Wathab UMY pada Minggu (14/1) dan Persis Solo pada Kamis (18/1).

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
