
HANUNG HAMBARA/JAWA POS PELATIH JEMPOLAN: Shin Tae-yong dan skuad timnas Indonesia disambut ketua umum PSSI saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta kemarin sore.
JawaPos.com-Kebahagiaan atas lolosnya timnas Indonesia ke Piala Asia 2023 begitu dirasakan pencinta sepak bola tanah air. Kemarin (16/6) sambutan luar biasa diberikan pendukung saat skuad Garuda mendarat di Indonesia.
Fachruddin Aryanto langsung diguyur bonus senilai Rp 2 miliar. Dari jumlah itu, Rp 500 juta diberikan oleh bos Arema FC Gilang Widya Pramana. Selebihnya berasal dari PSSI.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memastikan, Shin Tae-yong (STY) bakal tetap mengarsiteki timnas Indonesia di Piala Asia 2023.
’’Kemarin kami diskusikan kembali. Karena hasil luar biasa ya. Jadi, senior masih dipegang sama Shin Tae-yong,’’ tegas Iwan Bule saat diwawancarai kemarin.
Sebelumnya santer diberitakan bahwa juru taktik asal Korea Selatan itu bakal diminta fokus menangani timnas proyeksi Piala Dunia U-20 2023. STY disebut-sebut keteteran menangani tiga kelompok umur karena juga menangani timnas U-23.
Agenda STY memang padat. Sebelum mengarsiteki timnas senior di kualifikasi Piala Asia, dia juga mendampingi timnas U-23 saat meraih perunggu pada SEA Games 2021 Vietnam.
’’Kalau U-23 kami lihat nanti. Yang jelas senior sama U-20 sudah pasti. Nanti kami berdiskusi dengan yang bersangkutan. Kalau beliau mau U-23, silakan. Yang jelas, senior dan U-20 dipegang Shin,’’ ucap mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.
STY sendiri mengaku tak masalah mengarsiteki timnas di tiga kelompok umur.
’’Dengan begitu, memang bisa menemukan sepak bola Indonesia. Saya memang merasa capek. Tapi bagus ya. Sistem seperti ini harus dikembangkan lebih. Walaupun capek, harus dibenahi,’’ bebernya.
Sebagaimana diketahui, Piala Dunia U-20 2023 bakal berlangsung pada Mei–Juni dan Piala Asia 2023 pada Juni–Juli. Lantas, apakah tidak memberatkan bagi Shin di waktu yang sangat mepet?
’’Kita memang sudah lolos ke Piala Asia. Baru lolos, belum berpikir ke depannya bagaimana. Pastinya kedua tim ini (U-20 dan senior) akan dikontrol dengan baik dan dari sekarang membuat ide dan road map yang baik bagi dua tim ini,’’ bebernya.
STY menilai, banyak pembenahan yang harus dilakukan meski mental dan fisik membaik. Khususnya untuk tim senior menuju Piala Asia 2023. ’’Piala Asia memang tidak gampang. Lawan pasti lebih kuat daripada sekarang (kualifikasi),’’ ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
