
FOKUS: Shin Tae-yong ingin pemain-pemainnya fokus saat mengevaluasi kekurangan permainan tim ketika menghadapi Iran.
JawaPos.com - Semangat timnas Indonesia teruji secara serius dalam pertandingan uji coba tertutup melawan Iran. Tim tangguh itu menjadi batu ujian terakhir bagi Timnas Indonesia sebelum mengikuti Piala Asia 2023 di Qatar.
Meskipun berakhir kalah 0-5 dari Iran, pertandingan tersebut menawarkan banyak pelajaran berharga bagi skuat Garuda yang berjuang untuk bersaing di tingkat tertinggi sepak bola Asia.
Misi Persiapan Tanpa Batas
Pertandingan yang berlangsung pada Selasa (9/1) pukul 22.00 itu menjadi momen terakhir bagi timnas Indonesia untuk mengevaluasi kesiapan mereka sebelum memasuki panggung Piala Asia yang bergengsi. Dengan melawan Iran, timnas Indonesia menghadapi lawan tangguh yang menduduki peringkat ke-21 di peringkat FIFA dan merupakan tim nomor 2 tertinggi di Asia.
Meskipun pertandingan merupakan "tertutup" dan hanya dapat disaksikan oleh pihak terkait, dampaknya terasa di seluruh jagat sepak bola Indonesia. Harapan tinggi diletakkan pada Timnas Indonesia untuk memberikan performa terbaik mereka dan mengambil pelajaran berharga dari lawan sekuat Iran.
Iran Memimpin Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, tetapi Iran memimpin jalannya sejak menit awal. Skor akhir 0-5 mencerminkan dominasi yang solid dari tim tamu, dengan pemain-pemain berkualitas seperti Ghoddos, Cheshmi, Moghanlou, dan Ghayedi yang memberikan penampilan cemerlang.
Penilaian Kinerja Timnas Indonesia
Meski hasilnya tidak sebanding, timnas Indonesia menunjukkan semangat dan dedikasi yang patut diacungi jempol. Melawan tim sekelas Iran, para pemain Garuda harus berjuang keras untuk mengimbangi permainan lawan yang memiliki pengalaman dan kualitas individu yang tinggi.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang menyaksikan pertandingan dari pinggir lapangan memberikan apresiasi untuk semangat bertanding yang ditunjukkan oleh para pemainnya. Meskipun kalah, pelajaran berharga diambil dari pertandingan ini untuk memperbaiki kelemahan dan merancang strategi yang lebih baik dalam menghadapi lawan-lawan berat di Piala Asia 2023.
“Jika dilihat dari hasil pertandingan, memang mengecewakan, tetapi para pemain sudah bekerja keras. Dan dilihat dari jalannya pertandingan menurut saya semuanya berjalan dengan baik,” ujar Shin Tae-yong melalui PSSI.
Gol-Gol yang Membangkitkan Semangat Persaingan
Ghoddos, Cheshmi, Moghanlou, dan Ghayedi menjadi pahlawan bagi Iran dalam pertandingan ini. Gol-gol yang diciptakan oleh mereka bukan hanya menunjukkan kualitas individu, tetapi juga kemampuan kolaborasi tim yang sangat baik. Pencapaian ini menjadi motivasi tersendiri bagi Timnas Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas permainan mereka.
"Ada beberapa kali kesalahan, dari lini belakang kita. 3 gol yang kita dapat karena, kesalahan lini belakang kita,” lanjut Shin Tae-yong.
Persiapan Terakhir Menuju Piala Asia 2023

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
