
KUKUH: Penjaga gawang Persik Kediri Dikri Yusron. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com – Pernah dianggap sebagai kiper pelapis, Dikri Yusron membuktikan dirinya sebagai pahlawan di balik mistar Persik. Performa cemerlangnya, dengan 15 clean sheet dalam 23 pertandingan, menjadikannya salah satu kiper terbaik Liga 2.
Awal yang Tidak Mudah
Di awal musim, Dikri Yusron harus menjalani masa sulit sebagai kiper pelapis di Persik. Terhalang oleh keberadaan Kartika Ajie, kiper utama Persik, Dikri hanya mendapatkan kesempatan bermain ketika Ajie cedera. Namun, alih-alih terpuruk, Dikri melihat ini sebagai ujian dan kesempatan untuk membuktikan kemampuannya.
Kepercayaan yang Berbalik
Putaran cerita terjadi ketika Kartika Ajie pindah ke Persita. Kesempatan emas pun datang untuk Dikri Yusron. Pilihan utama oleh pelatih, Dikri mampu menunjukkan kelasnya di bawah mistar. Konsistensinya dalam meraih clean sheet, termasuk hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir, membuat barisan pertahanan Persik semakin kukuh.
“Alhamdulillah sekarang bisa menjadi pilihan utama,” ucap pemain asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, itu dilansir dari Radar Kediri.
Tendangan Assist yang Berkesan
Dalam momen unik pada pekan keenam melawan PSM Makassar, Dikri Yusron bukan hanya meraih clean sheet, tetapi juga mencetak satu assist. Tendangan gawangnya yang melambung jauh diambil oleh Jefesson 'Jefinho' Vieira, yang kemudian berhasil mencetak gol. Sebuah momen yang menjadi sorotan dan kebanggaan bagi kiper muda ini.
“Mencetak satu assist jadi momen yang paling diingat di Persik,” tandasnya.
Kunci Keberhasilan: Latihan Konsisten
Dikri Yusron menegaskan bahwa kunci keberhasilannya adalah latihan yang konsisten. Dalam wawancara, dia menyatakan bahwa pemain harus memberikan sepenuhnya saat berlatih dan bermain. Fokus dan konsistensi menjadi kunci dalam mempertahankan performa bagus.
“Latihan!” jawabnya singkat. “Kalau latihan pemain harus memberikan sepenuhnya. Begitu juga ketika bermain,” tambahnya.
Menatap Masa Depan
Meskipun sudah mencapai kesuksesan, Dikri Yusron tetap rendah hati dan berfokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Dia memiliki ambisi untuk tetap menjadi pilihan utama di tim dan bersama Persik, berusaha meraih posisi lima besar bahkan menargetkan juara di akhir musim.
“Targetnya ingin membawa Persik juara,” tegasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
