Marselino Ferdinan sempat mengungah aksi makan mie instan berma Witan Sulaeman di tengan Training Center Timnas Indonesia di Turki. (PSSI)
JawaPos.com – Di tengah gemerlapnya dunia sepak bola Indonesia, dua nama besar muncul dengan kontroversi menarik. Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman, dua bintang muda yang tengah berlatih di Training Center Timnas Indonesia di Turki untuk persiapan Piala Asia 2023, terjaring kamera sedang memasak mie instan.
Pertanyaannya, apakah makanan instan ini sesuai dengan kebutuhan gizi atlet yang intens berlatih?
Sebagai atlet, kebutuhan nutrisi menjadi faktor krusial yang memengaruhi performa dan kesehatan secara keseluruhan. Sejalan dengan pernyataan Apta Mylsidayu dkk melalui riset mereka, Effectiveness of Physical Activity Model Based on Circuit for Physical Fitness of Primary School Students (2019), asupan makanan yang diterima atlet memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan fisik, otak, saraf, tulang, otot, dan komponen tubuh lainnya. Namun, bagaimana mie instan dapat mencocokkan kebutuhan gizi seorang atlet?
Kebutuhan Gizi Khusus Atlet
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Inge Spronk dkk melalui riset mereka, Relationship Between General Nutrition Knowledge and Dietary Quality in Elite Athletes (2015), kebutuhan gizi seorang atlet berbeda dengan non-atlet. Hal ini disebabkan oleh intensitas latihan dan beban kerja organ tubuh yang lebih tinggi pada atlet. Apalagi, atlet remaja seperti Marselino dan Witan membutuhkan asupan gizi yang tinggi untuk mendukung pertumbuhan mereka yang sedang berada pada masa emasnya.
Cerika Rismayanthi melalui risetnya, Sistem Energi dan Kebutuhan Zat Gizi yang Diperlukan untuk Peningkatan Prestasi Atlet (2015) menegaskan bahwa upaya memenuhi kecukupan gizi harus melibatkan peran aktif dari atlet, pelatih, keluarga, dan lingkungan sekitar. Tanpa kerjasama ini, sulit bagi atlet untuk menjaga kesehatan optimal dengan asupan gizi yang baik.
Faktor gizi, seperti yang diungkapkan Chaudary dan Sukhwal melalui riset mereka, Nutrition for Optimal Sport Performance (2016), memainkan peran kunci dalam program latihan fisik untuk menunjang prestasi atlet. Gizi menjadi penentu utama dalam menjaga keseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi saat latihan dan pertandingan. Keseimbangan ini, seperti yang dijelaskan oleh Smith, Holmes, dan Mc’Allister melalui riset mereka, Nutritional Consideration for Performance in Young Atletes (2015), dapat memengaruhi performa atlet sebelum, selama, dan setelah latihan.
Makanan Instan dan Dampaknya pada Kebutuhan Gizi Atlet
Namun, bagaimana dengan pilihan makanan instan seperti mie instan yang terlihat Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman masak di Training Center Timnas Indonesia? Zoorob, Parrish, O’Hara, dan Kalliny melalui riset mereka Sport Nutrition Needs Before, During, and After Execise (2003) menekankan bahwa pemenuhan asupan gizi pada fase sebelum, selama, dan setelah latihan atau pertandingan adalah kunci untuk meningkatkan performa atlet.
Mie instan yang sering dianggap sebagai solusi cepat dan praktis mungkin menimbulkan pertanyaan. Apakah mie instan mampu memenuhi kebutuhan gizi atlet, terutama saat mereka sedang dalam fase latihan intensitas tinggi? Clark melalui risetnya, Sport Nutrition Guidebook (2014) menunjukkan bahwa pada latihan intensitas tinggi, pemenuhan asupan gizi yang tepat dapat membuat performa atlet mencapai puncaknya.
Dampak Kekurangan Gizi pada Performa Atlet
Tidak dapat dipungkiri bahwa kekurangan asupan gizi dapat berdampak serius pada performa atlet. Pasokan energi yang kurang dapat menyebabkan kelelahan, sakit, dan bahkan menghambat pertumbuhan otot. Sebagai yang dinyatakan oleh Mimin Emi Suhaemi melalui risetnya Ilmu Gizi Olahraga (2014), prestasi olahraga tidak hanya bergantung pada latihan dan bakat, tetapi juga dipengaruhi oleh asupan gizi yang memadai.
Polanya Para Atlet dan Kontribusi pada Prestasi

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
