
GANTI PENGELOLA: Pemain Mitra Surabaya saat bertanding melawan Deltras Sidoarjo di Liga 3 Regional Jatim. ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com-Akuisisi klub sepak bola ternyata juga terjadi di divisi ketiga. Tim asal Kota Pahlawan, Mitra Surabaya, sudah berganti kepemilikan.
Kini klub tersebut dikelola pebisnis trading saham, Zainal Hudha Purnama. Sebelumnya, seluruh saham dimiliki Mursyid Effendi. Tapi, kemudian dijual kepada Zainal.
Bagaimana ceritanya? Mursyid menjelaskan, kondisi tim sedang kembang kempis sebelum Liga 3 Jatim dimulai. Kemudian, datanglah Zainal. ’’Dia mau menawarkan untuk mengakuisisi klub, ya saya lepas,’’ kata Mursyid saat dihubungi Jawa Pos.
Mursyid menyambut baik. ’’Karena setahu saya, beliau ini (Zainal) masih ada hubungan keluarga dengan Bapak Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi),’’ ungkapnya.
Tapi, ternyata negosiasi sempat berjalan alot. Kedua pihak sulit menemukan titik temu. Sampai akhirnya, proses negosiasi dipantau Eri Cahyadi.
Dikonfirmasi secara terpisah, Zainal tidak menampik bahwa ada campur tangan wali kota Surabaya dalam proses negosiasi. Menurut dia, itu merupakan hal yang wajar.
’’Sebetulnya (bantuan) tidak secara langsung. Lebih pada support beliau (Eri) pada sepak bola Surabaya,’’ jelasnya kepada Jawa Pos. Dia juga tidak menampik sempat meminta tolong secara langsung kepada Eri.
’’Kami tahu bahwa klub peserta Liga 3 bisa dibantu pemkot atau pemkab. Di sini kami hanya meminta petunjuk wali kota karena proses (negosiasi) memang sempat alot. Namun, alhamdulillah semua berjalan lancar dan kami bisa menyelesaikan proses akuisisi dengan baik,’’ beber Zainal.
Lantas, apa yang membuat Mursyid akhirnya merelakan sahamnya di Mitra Surabaya? Pria yang kini menjadi pelatih Persiga Trenggalek tersebut buka suara.
’’Saya dipanggil Pak Eri (Cahyadi). Setelah itu, saya merasa okelah untuk melepas saham. Sebab, saya mikirnya beliau (Eri) ini kan wali kota. Pasti lebih bagus dalam mengelola klub,’’ jelas Mursyid.
Hanya, tidak semua saham Mursyid dilepas. ’’Pak Zainal hanya membeli 95 persen saham saya. Jadi, saya masih punya saham 5 persen di Mitra Surabaya,’’ ungkapnya.
Cuma, saham itu untuk klub Mitra Surabaya yang berlaga di Liga 3 Jatim. Bukan Sekolah Sepak Bola (SSB) Mitra Surabaya. ’’Karena SSB dan Mitra Surabaya yang berlaga di Liga 3 itu beda. Yang SSB itu tidak akan dijual. Karena itu memang peninggalan legenda klub,’’ ungkap Mursyid.
Setelah saham mayoritas klub dilepas, Mursyid sempat ditawari untuk menduduki jabatan khusus di Mitra Surabaya. ’’Katanya tahun ini saya mau diajak ngobrol dulu sama pemilik baru. Tapi, sampai sekarang kok belum ada komunikasi lagi,’’ jelas pria 49 tahun itu.
Ditanya soal Mursyid, Zainal mengaku sudah menyiapkan posisi spesial. ’’Untuk Mas Mursyid, kami akan menempatkan beliau sebagai penasihat atau pembina klub. Sebab, secara basic keilmuan soal olahraga, khususnya sepak bola, bagus. Dan, sense of belonging pada Mitra sangat besar,’’ jelas Zainal.
Zainal bakal serius menangani klub yang musim ini gugur di babak 16 besar Liga 3 Jatim itu. Dia memiliki alasan kuat mengapa mau mengakuisisi Mitra Surabaya.
’’Mitra Surabaya punya nama besar dalam sejarah persepakbolaan Surabaya. Meski ada banyak klub sepak bola berbasis SSB di Surabaya, saya lebih melihat soal faktor historical dari nama besar Mitra,’’ tandas Zainal.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
