JawaPos.com - Ketua Panpel Persebaya Ram Surahman buka suara mengenai pertandingan kontra PSIS Semarang yang resmi ditunda. Ram Surahman mengatakan duel Persebaya vs PSIS itu ditunda lantaran pihaknya tak mendapat izin untuk menggelar pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Dikatakan Ram Surahman, selanjutnya PT LIB akan menjadwal ulang Persebaya vs PSIS di akhir Januari 2024. Meski demikian PT LIB belum memastikan terkait tanggal pastinya untuk pertandingan tunda tersebut.
"Komunikasi kami dengan Dirut PT LIB, pertandingan Persebaya vs PSIS akan ditunda pada akhir Januari, dikarenakan GBT tidak mendapatkan izin dari PSSI untuk digunakan sebagai venue pertandingan," ungkapnya, dikutip JawaPos.com dari laman resmi persebaya, Jumat (24/11).
"Tanggal pasti pertandingan ini, kami menunggu informasi selanjutnya dari LIB," sambungnya.
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Komitmen Penuhi Kebutuhan Gizi Ibu dan Anak untuk Tekan Angka StuntingSeperti diketahui, pertandingan
Persebaya vs PSIS itu seharusnya digelar di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Minggu (26/11).
Namun adanya kerusuhan yang melibatkan suporter di Liga 2 beberapa hari ke belakang, membuat izin laga
Persebaya vs PSIS dicabut Pemkab Gresik.
Persebaya pun tak tinggal diam dan berusaha untuk menggelar pertandingan sesuai jadwal. Panpel
Persebaya langsung meminta izin untuk menggelar duel klasik tersebut di Stadion GBT.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga sudah memberi lampu hijau, namun ia meminta
Persebaya berkomunikasi terlebih dahulu dengan LIB dan PSSI. Hal itu dikarenakan Stadion GBT masih berada dalam pengawasan PSSI sebagai venue pertandingan Piala Dunia U-17.
Namun, pada akhirnya duel
Persebaya vs PSIS itu harus ditunda karena PSSI belum memberikan izin penggunaan GBT.
Baca Juga: Covid-19 Kembali Meningkat di Malaysia, Kementerian Kesehatan Deteksi 21 Varian Baru"Situasi ini sudah kami informasikan dan diskusikan dengan tim pelatih. Tentunya harus ada penyesuaian program latihan, karena pertandingan ditunda.
Persebaya baru bertanding lagi melawan Rans Nusantara FC pada 1 Desember nanti di Sleman," jelas Ram Surahman.
Di sisi lain, CEO PSIS Yoyok Sukawi sangat menyayangkan duel kontra
Persebaya itu mengalami penundaan. Padahal menurutnya, skuad Mahesa Jenar sudah siap tempur untuk menghadapi Green Force akhir pekan ini.
"Tentu sangat menyayangkan ya hari gini kok masih ditunda. Padahal PSIS sudah siap menghadapi pertandingan," ucapnya.
Kendati begitu, Yoyok Sukawi tak mampu berbuat banyak dan hanya pasrah dengan penundaan laga tersebut. Dia hanya berharap agar jadwal baru
Persebaya vs PSIS tidak mengganggu jadwal libur tahun baru para pemain Mahesa Jenar.
"Semoga jadwal baru tidak mengganggu libur akhir tahun pemain official," jelasnya.