Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 November 2023 | 02.21 WIB

Covid-19 Kembali Meningkat di Malaysia, Kementerian Kesehatan Deteksi 21 Varian Baru

ILUSTRASI: Virus Corona penyebab Covid-19. (PEXELS) - Image

ILUSTRASI: Virus Corona penyebab Covid-19. (PEXELS)

JawaPos.com – Setelah lama mereda, kasus Covid-19 kembali muncul di Malaysia. Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan ada 2.305 kasus Covid-19 terjadi selama periode 12-18 November 2023. Peningkatan kasus pandemi Covid-19 di Malaysia tergolong tinggi dibanding dengan pekan sebelumnya yang hanya 1.801 kasus. 

Dilansir dari Antara, KKM menyatakan telah terjadi peningkatan kasus sebesar 28 persen pada pekan epidemiologi ke-46 pada tahun ini. 

Meski demikian, otoritas pemerintah setempat mengatakan hingga saat ini situasi Covid-19 di Malaysia masih terkawal. Tingkat penerimaan penderita Covid-19 di fasilitas kesehatan menurun menjadi 2,0 per 100.000 penduduk pada pekan lalu. 

KKM juga menyatakan bahwa mereka berhasil mendeteksi 21 varian baru. Varian tersebut, yaitu 20 kasus Variant of Concern (VoC) dan 1 Variant of Interest (VoI). 

Secara kumulatif, 785 kasus berkaitan dengan VoI. Dari jumlah tersebut merupakan 783 kasus lokal, sedangkan dua lainnya kasus impor. 

Jika dilihat berdasarkan wilayah, jumlah tertinggi terjadi di Sarawak mencapai 143 kasus, selanjutnya Selangor (136 kasus), wilayah Persekutuan Kuala Lumpur (119 kasus), Melaka (117 kasus), Johor (59 kasus), Kedah (52 kasus) Pulau Pinang (37 kasus), Terengganu (24 kasus), Sabah (23 kasus), Kelantan (21 kasus), Negeri Sembilan (16 kasus), Perlis (12 kasus), masing-masing 9 kasus di Perak dan wilayah Persekutuan Putrajaya, serta Pahang (8 kasus). 

Hingga 31 Oktober 2023, lebih dari 16,34 juta atau sekitar 50,1 persen penduduk di Malaysia telah menerima dosis penguat atau booster pertama, sedangkan lebih dari 828 ribu orang lainnya menerima booster kedua. 

KKM memperkirakan kemungkinan terjadi sedikit peningkatan kasus Covid-19 susulan akibat pergerakan dan perjumpaan sanak saudara dan sahabat handai tolan pada sambutan perayaan dan aktivitas perkumpulan. 

Terlebih lagi, masyarakat Hindu di Malaysia baru saja merayakan Hari Deepavali pada 12 November lalu dan masyarakat di Malaysia mendapat cuti tambahan, sehingga mendapat libur akhir pekan lebih panjang pada pekan lalu. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore