Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 November 2023 | 22.01 WIB

LIB Belum Pastikan Lokasi Persebaya versus PSIS

Pesepak bola PSIS Semarang Carlos Fortes (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persebaya Surabaya Dusan Stevanovic (kanan). (ANTARA) - Image

Pesepak bola PSIS Semarang Carlos Fortes (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persebaya Surabaya Dusan Stevanovic (kanan). (ANTARA)

JawaPos.com - Ketua Panitia Pelaksana Persebaya Ram Surahman menyatakan sudah berupaya berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Ketua Umum PSSI dan PT LIB, terkait pelaksanaan pertandingan pekan ke-20 Liga 1 Indonesia saat menjamu PSIS Semarang, namun belum ada jawaban, dikutip dari ANTARA.

"Jadi untuk perkembangannya, kami sudah kirim surat ke PSSI dan tentu Ketua Umum PSSI. Apakah memungkinkan Persebaya tanggal 26 bermain di GBT, karena memang sebelumnya kami sudah komunikasi dengan pemkot dengan Pak Wali Eri Cahyadi, selain itu kami juga sudah sampaikan kronologi kendala-kendalanya ke LIB, tapi hingga saat ini belum ada jawaban," ujarnya saat dihubungi ANTARA, di Surabaya, Kamis (23/11).


Kronologi yang pihaknya sampaikan antara lain, pencabutan izin penggunaan akibat kerusuhan pascapertandingan Gresik United melawan Deltras FC di Gelora Joko Samudra serta hak eksklusif penggunaan Stadion GBT di Piala Dunia U-17.

Ram menjelaskan, sebelumnya Pemkab Gresik melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) sudah memberi surat izin untuk pemakaian Stadion Gelora Joko Samudro.

"Tapi setelah peristiwa kemarin setelah pertandingan Gresik United melawan Deltras FC itu suratnya dicabut. Semua upaya yang sudah kami lakukan dan dokumen-dokumen sudah kami laporkan ke LIB," kata mantan sekretaris Persebaya tersebut.

Baca Juga: Ancaman Pengangguran (Lulusan) Guru

Sementara Stadion GBT Surabaya, hingga sekarang masih menunggu terkait hak eksklusif penggunaan yang dipegang FIFA untuk digunakan Piala Dunia U-17.

"Kemarin juga secara simultan kami kirim surat ke pemkot dan komunikasi dengan pemkot. Setelah itu kami juga kirim surat ke PSSI. Selain itu, kami bertanya juga ke Ketum PSSI Pak Erick Thohir terkait hak eksklusif penggunaan GBT oleh FIFA," ucapnya.

Saat ditanya ANTARA terkait penundaan pertandingan, pihaknya tidak bisa memastikan dan hal itu juga akan membebani PT LIB terkait pengaturan jadwal tunda.

Baca Juga: Meski Berstatus Tersangka, Firli Bahuri Tetap Aktif Bertugas jadi Ketua KPK

"Pasti akan membebani LIB, mereka harus mengatur jadwal lagi, karena kami sudah ada partai tunda juga kemarin, tetapi kalau hal ini tidak segera diputuskan juga terlalu mepet waktunya untuk persiapan, tinggal dua hari lagi dari jadwal aslinya," ujar Ram Surahman.

Tak hanya itu, lanjut dia, perizinan dari pihak kepolisian juga membutuhkan kepastian tempat pertandingan.

"Perizinan dengan kepolisian juga menunggu tempat pertandingan akan diselenggarakan di mana baru bisa keluar, dan itu juga butuh waktu," tuturnya.

Baca Juga: Sinopsis The Tourist, Saat Angelina Jolie Jadi Buronan Internasional dan Menjebak Johnny Depp

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan menunggu keputusan dari LIB terkait venue pertandingan pekan ke-20 Liga 1 Indonesia antara Persebaya melawan PSIS Semarang.

"Kami serahkan ke LIB seperti apa, artinya kami sudah sodorkan kondisi aslinya seperti apa, tinggal menunggu keputusannya," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore