
Risky Dwiyan menjalani latihan penguatan bersama fisioterapis Persebaya Surabaya. Dia harus melalui itu usai kembali dari cedera tulang belakang. (persebaya.id)
JawaPos.com – Masih ingat dengan Risky Dwiyan? Gelandang Persebaya Surabaya yang mengalami cedera tulang belakang ini akhirnya menjalani latihan kembali.
Walau begitu, Risky tak menjalani latihan bersama rekan-rekannya. Pemain yang mengalami cedera tulang belakang pada 15 Agustus itu menjalani latihan terpisah, terutama latihan penguatan lebih dulu.
Perasaan itu tentu saja menggembirakan, terlebih bagi Risky dapat kembali bersama keluarga besar Green Force. Apalagi, pemain yang biasa disapa Guk itu sempat terbaring di rumah sakit selama dua pekan.
Kehadiran Risky tentu saja mendapatkan sambutan hangat dari rekan-rekannya, karena dirinya sempat menghadapi risiko menjalani operasi untuk mengatasi cederanya tersebut. Akan tetapi, tim dokter Persebaya berhasil mengatasi masalah itu melalui serangkaian terapi.
“Alhamdulillah, saya sudah bisa ke lapangan, teman-teman saling support. Tim dokter dan fisioterapi juga dengan seksama membantu saya agar cepat pulih,” kata Risky.
Walau dirinya masih diliputi trauma akan cedera tersebut, namun pemain berusia 24 tahun itu berusaha mengesampingkan perasaan takut tersebut. Dia hanya fokus menjalani latihan penguatan agar dirinya dapat segera membantu Persebaya.
“Saya juga selalu berpikiran positif. Sebab, saya sempat kepikiran ini adalah akhir karier sepak bola saya. Dukungan orang tua, dan seluruh pihak di Persebaya, menguatkan saya,” lanjutnya.
Sementara dokter Persebaya, dr. Ahmad Ridhoi, menjelaskan Risky dalam tahap awal penanganan tim fisioterapi. Tim medis akan mengevaluasi kondisinya setiap dua pekan.
”Ahamdulillah sudah gabung sama tim, tetapi latihan masih di pinggir (lapangan). Untuk bisa latihan bersama kami belum bisa memutuskan kapan, kami masih melihat pekembangannya,” tandasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
