
Harapan Stefano Lilipaly kembali membela Persija ternyata bertepuk sebelah tangan.
JawaPos.com - Meski sudah kembali ke klubnya di Belanda, SC Telstar, Stefano Lilipaly mengaku selalu ingin kembali merumput di Indonesia dan membela Persija. Sayang, harapannya bertepuk sebelah tangan karena kubu Persja justru menampik.
Gelandang yang akrab disapa Fano itu memang pernah jadi bagian tim Macan Kemayoran pada Indonesia Super League 2015, sebelum kompetisi dihentikan di tengah jalan akibat pembekuan oleh Kemenpora yang berujung sanksi FIFA. Walau pahit, Fano tak pernah menutup peluang membela klub asal ibu kota.
“Lilipaly berharap sekali bisa kembali ke Persija. Tapi, saya bilang jangan sekarang karena kasihan kalau dia kembali saat ini, sementara kami belum bisa memastikan homebase di mana,” ucap Presiden Persija Ferry Paulus, Jakarta, Senin (26/12).
Saat ini Persija tak punya stadion sehubungan direnovasinya Stadion Gelora Bung Karno untuk Asian Games 2018. Jakmania yang selalu jadi magnet pemain untuk membela Persija pun kini tak bisa mendukung tim secara total karena homebase yang tidak jelas.
Seperti diketahui, pemain berusia 26 tahun itu menjadi buah bibir dan pembicaraan karena performanya cukup bagus. Dia bisa menjadi gelandang serba bisa saat menjadi tandem sebagai jangkar lini tengah, maupun sebagai pemain di belakang striker. Lilipaly juga mampu menjadi gelandang pengganggu.
“Turnamen AFF Cup 2016 menjadi memori yang sangat berarti bagi saya, bahagia karena Timnas Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya di ASEAN. Kita berharap ini adalah momentum kebangkitan sepak bola Indonesia,” tulis Lilipaly di akun instagramnya, @stefanolilipaly.
Dalam Piala AFF 2016, Lilipaly memang menjadi pilihan utama pelatih Alfred Riedl. Dia sejatinya tak mendapatkan izin yang panjang dari klubnya, SC Tesltar. Namun, setelah melihat kiprah dan pembicaraan yang dilakukan oleh PSSI, Telstar akhirnya memberi restu. (fdi/ira/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
