Rajiva Baskoro selaku mantan Sekum Jakmania. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Mantan Sekretaris Umum Jakmania, Rajiva Rendy Baskoro, angkat suara menanggapi pernyataan panas yang menyebut Persija Jakarta sebagai 'anak Papa Ferry'.
Istilah itu sebelumnya dilontarkan penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, dan memicu polemik perbincangan di kalangan suporter Persija Jakarta.
Melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya, @jivabaskoro, Rajiva mencoba menempatkan persoalan ini secara lebih tenang.
Ia menilai, terlepas dari kepemimpinan wasit yang oleh sebagian orang dianggap kurang adil, Persija memang tampil kurang maksimal dalam laga tersebut.
“Persija hari ini tampil kurang baik. Dua kartu merah akibat kesalahan sendiri dan gol bunuh diri yang bentuknya agak aneh,” tulis Rajiva.
Meski begitu, ia tetap berharap Macan Kemayoran bisa segera bangkit pada pertandingan selanjutnya. Menurutnya, kepercayaan diri itu penting, tetapi jangan sampai berubah menjadi jemawa dan takabur.
Rajiva juga secara khusus menyinggung pernyataan Andre Rosiade yang menjadi polemik.
Ia mengaku tetap menghormati Andre sebagai senior, bahkan seseorang yang pernah bekerja bareng dan berada dalam satu organisasi. Namun, sebagai insan sepak bola, ia merasa perlu menyampaikan keberatan.
“Gue pribadi sebagai junior beliau tetap hormat, tapi tentu juga menyayangkan statement tersebut. Alangkah baiknya Bang Andre bisa menarik atau mengklarifikasi pernyataannya. Kita adem-adem dan saling respect saja,” lanjutnya.
Ia mengingatkan bahwa hubungan suporter Persija dan Semen Padang sejatinya berjalan baik. Bahkan, kedua kelompok suporter sempat melakukan aksi sosial bersama dan di tribun stadion pun terpantau akur. Rajiva berharap polemik ini hanya sebatas luapan emosi sesaat.
Dalam unggahan itu, Rajiva juga menyelipkan sindiran halus terkait tudingan 'anak Papa Ferry' yang diarahkan ke Persija. Menurutnya, jika benar ada campur tangan, situasi di lapangan tentu akan jauh berbeda.
“Kalau ‘Papa Ferry’ benar main, harusnya Persija main penuh. Nggak mungkin kena dua kartu merah dan gol dianulir. Apalagi, potensi juara ada di depan mata, harusnya dibikin menang 5-0,” tulisnya menutup pernyataan dengan nada satir.
Dalam laga tersebut, Semen Padang FC menang tipis 1-0 atas Persija Jakarta lewat gol bunuh diri Jordi Amat pada menit ke-83.
Persija harus bermain dengan sembilan pemain setelah Figo Dennis diganjar kartu merah pada menit ke-28, disusul Fabio Colonego pada menit ke-97.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022