
Photo
JawaPos.com - Tidak banyak kakak-adik yang meraih kesuksesan bersama dalam tim yang sama. Kesuksesan itu kini dirintis oleh dua pemain muda kakak-adik, Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa, di Persija Jakarta.
Rasa bangga dan senang menyeruak dalam dada Rezaldi Hehanussa saat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan tuan rumah Persela Lamongan pada 22 Juni lalu di Stadion Surajaya.
Bukan hanya karena Macan Kemayoran –julukan Persija– mampu menahan imbang Persela di kandangnya yang terkenal angker bagi tim tamu. Tetapi, ada satu nama dalam starter line-upPersija yang begitu dekat dengannya di posisi bek kanan. Nama tersebut tidak lain adalah Al Hamra Hehanussa, adik Rezaldi. Sosok yang selama ini banyak bertanya kepadanya dalam urusan bermain sepak bola.
Photo
Persija Jakarta
Seperti kebanyakan The Jakmania –suporter Persija–, tidak ada yang menyangka pelatih baru Persija Julio Banuelos bakal memasukkan nama Al Hamra. Selain belum pernah sekali pun turun bersama Persija, baik di Liga 1 maupun turnamen pramusim, pesepak bola 19 tahun tersebut menjadi starter menggantikan posisi kapten Persija Ismed Sofyan yang cedera. Posisi cukup sentral di tim.
Meski hanya bermain 45 menit, debutnya di Liga 1 itu cukup memuaskan. Rezaldi pun memuji penampilan adiknya tersebut. ’’Akhirnya diberi kesempatan juga bermain. Intinya jangan cepat puas, tetap belajar, dan terus kerja keras,’’ ujarnya.
Nah, berada di tim yang sama, Bule –sapaan Rezaldi– menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa tersaingi Al Hamra. Bukan karena keduanya beda posisi –Rezaldi di bek kiri dan Al Hamra bek kanan. Namun, pemain berusia 23 tahun tersebut lebih menekankan karena keduanya adalah saudara. ’’Sama Adik tidak mungkin saingan, ya.Malah harus saling mendukung,’’ sambungnya.
Dalam keluarga, Rezaldi adalah anak pertama di antara tiga bersaudara dan Al Hamra nomor tiga.
Persija bukanlah tim pertama bagi dua putra pasangan Harjo Hehanussa dan Nurhayati itu bermain bersama. Sebelumnya, Rezaldi dan Al Hamra pernah satu kostum di Persitangsel pada 2015–2016. Mereka juga alumni SSB (sekolah sepak bola) yang sama. Yaitu Villa 2000.
Walau begitu, karena lebih tua, hingga saat ini Rezaldi sering memberikan nasihat kepada Al Hamra. ’’Ya agar lebih baik ke depannya,’’ ungkap pemain yang pernah membela timnas Indonesia di ajang Asian Games 2019 itu.
Al Hamra ketika ditanya Jawa Pos membenarkan hal itu. Bahkan, setiap latihan sang kakak tidak pernah lelah memberikan motivasi. ’’Saya juga disuruh latihan tambahan kalau di rumah,’’ terangnya.
Pemain kelahiran 1 Juli 1999 itu mengatakan tidak ada rasa canggung satu tim dengan sang kakak. Setim dengan pemain andalan Persija dan punya banyak fans. Yang jelas, bagi Al Hamra, Rezaldi adalah kakaknya. Sosok yang banyak menularkan ilmu sepak bola kepadanya.
Apalagi, dukungan keluarga agar Al Hamra bisa satu tim bersama Persija cukup besar. Orang tuanya kerap berdoa agar keduanya bisa bermain bersama berkostum Persija suatu saat. ’’Saya berambisi untuk bisa bermain terus. Tapi, itu urusan pelatih. Saya kerja keras saja,’’ bebernya.
Dia juga tidak menampik adanya keinginan besar bisa bersama-sama bertarung bersama sang kakak di lapangan. Al Hamra di kanan, Rezaldi di kiri. Bersama-sama ikut membawa Persija meraih kesuksesan. ’’Untuk saat ini harapan saya adalah karir di Persija bisa panjang dan punya banyak jam terbang. Saya menantikan juga bisa bermain bareng sama Bule (Rezaldi),’’ harapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
