
Photo
JawaPos.com - Persiapan mepet PSBS Biak untuk berlaga di Liga 2 2019 salah satu penyebabnya ternyata situasi politik di Kabupaten Biak. Pergantian bupati membuat nasib PSBS sempat menggantung dalam pembentukan tim.
Seperti diketahui, PSBS tak berkutik di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (22/6) sore WIB dalam laga pembuka Liga 2 2019. Mereka digunduli empat gol tanpa balas oleh tuan rumah Persik Kediri.
Persiapan mepet dijadikan alasan oleh pelatih Slamet Riyadi. Dia menyebut bahwa pemainnya baru melakukan seleksi dua hari lalu di Kediri.
"Kenapa? Karena situasi politik di sana (Biak). Manajemen menunggu bupati baru dilantik. Nah, setelah dilantik, bupati ingin tim bergegas menyiapkan tim," ungkap Slamet usai laga.
Diakuinya PSBS tak memiliki persiapan matang seperti halnya Persik. Apalagi, mereka bermain di depan ribuan suporter tuan rumah pada partai perdana tersebut.
"Kami memang akan melakukan evaluasi mendalam. Hasil ini jadi pertimbangan, salah satunya soal kondisi fisik pemain. Harus lebih ditingkatkan lagi," tutup Slamet.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
