
Photo
JawaPos.com - Persija Jakarta mengakui tengah mengincar Joey Suk. Namun, permasalahannya, si pemain meminta nominal harga yang tinggi. Bahkan, melebihi harga Michael Essien.
CEO Persija, Ferry Paulus, mengakui tengah mengincar satu pemain naturalisasi. Dia jua membeberkan kalau Joey Suk sempat masuk dalam daftar incaran.
Akan tetapi, manajemen Macan Kemayoran - julukan Persija, kemudian mengurungkan niatnya itu. Hal tersebut setelah pemain 29 tahun itu meminta gaji yang tinggi, bahkan di atas Essien ketika didatangkan Persib.
"Gaji yang diminta oleh Joey Suk terlalu tinggi. Mungkin (di atas Essien)," ungkap Ferry.
Seperti diketahui, Essien saat didatangkan Persib kabarnya dibanderol gaji sekitar Rp 11 miliar per musim. Bukan cuma gaji saja, Joey Suk juga meminta sejumlah fasilitas ke manajemen.
"Fasilitas-fasilitas (yang diminta Joey Suk) itu yang bisa merusak tatanan Persija. Nantinya bisa ada kecemburuan di dalam skuad. Itu yang agak berat," tutup Ferry.
Joey Suk saat ini bermain di Kroasia bersama Gorica. Dia lahir di Deventer, Belanda, dan memiliki garis keturunan Indonesia. Joey Suk sebelumnya bermain di sejumlah klub Belanda dan berniat untuk menjadi WNI.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
