
Jam Lammers jadi tambahan kekuatan bagi Borneo FC di Liga 1 2019.
JawaPos.com - Ketika mayoritas pemain asing yang bersedia main di Liga Indonesia sudah berusia tua, Borneo FC justru mendapatkan pemain yang masih terbilang muda. Jan Lammers yang baru berusia 23 tahun bersedia jadi penggawa anyar Borneo di musim ini.
Sosok Jan Lammers memang cukup mengejutkan bagi sepak bola Indonesia. Bagaimana tidak, dalam usia 23 tahun, pemain asal Belanda ini memutuskan melanjutkan karirnya bersama Borneo FC.
Rupanya ada satu alasan khusus kenapa Lammers bersedia gabung Borneo FC. Eks RKC Waalwijk ini mengaku menyukai petualangan dan tantangan. Sadar dengan usia mudanya, Lammers tertantang berkarir di Indonesia.
"Tidak ada hal negatif bagi saya berkarir di Indonesia. Saya berusia muda dan sangat suka tantangan. Borneo FC merupakan petualangan baru saya," ucap Lammers saat diperkenalkan secara resmi oleh Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (1/2).
Meski menjadikan Borneo FC sebagai petualangan anyar, Lammers tak sekadar jalan-jalan. Dia siap memberikan yang terbaik di musim pertamanya berkompetisi di Indonesia.
"Saya pasti lakukan yang terbaik. Tapi, soal target belum berani bicara banyak karena saya baru bergabung bersama tim," imbuh Lammers.
Datang dari Belanda yang mempunyai 4 musim, Lammers tentu tidak mudah berada di Indonesia yang hanya punya 2 musim. Dia mengaku, salah satu tantangan yang harus dihadapnya adalah soal cuaca. Apalagi di negeri asalnya masih musim salju.
"Di Samarinda sangat panas. Saya harus bisa adaptasi cuaca dan mungkin belajar bahasa Indonesia juga," tandas Lammers.
Diwawancarai terpisah, Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menuturkan, Lammers didatangkan tak mudah. Manajemen Pesut Etam dan RKC Waalwijk melakukan negosiasi panjang sebelum menjalin kesepakatan.
"Prosesnya tidak bisa saya sebutkan detail. Yang jelas, sampai ada rencana B di mana opsi mendatangkan bek asal Brasil jika Lammers tak datang. Tapi, alhamdulillah semua lancar dan ini kesepakatan besar bagi Borneo FC," jelas Nabil.
Kesepakatan besar yang dimaksudkan Nabil ialah keberuntungan Borneo FC bisa mendapatkan Lammers. Sang pemain dinilai potensial karena berstatus impor yang masih sangat muda.
"Saya harap Lammers bisa berkontribusi besar untuk Borneo FC musim ini," pungkas Nabil.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
