
Mario Barcia diharapkan bisa jadi panutan dalam segi profesionalitas di Semen Padang.
JawaPos.com - Seperti yang sudah banyak diduga sebelumnya, Semen Padang akhirnya mendatangkan gelandang bertahan asal Argentina, Mario Barca. Pemain 29 tahun ini diharapkan bisa menularkan pengalamannya di kancah internasional kepada para penggawa Kabau Sirah.
Siapa pemain yang bernama lengkap Mario Alberto Barcia ini? Sebelum bergabung dengan Kabau Sirah -julukan Semen Padang FC-sejak 2015 dia berseragam Wellington, klub dari kompetisi tertinggi di Selandia Baru. Klub tersebut kini berada di peringkat 4 Premiership Selandia Baru.
Wellington merupakan salah satu klub peserta Piala Dunia Antarklub 2018. Sayang, mereka tersisih pada babak play-off dari Al Ain. Nah, pada laga itu, Barcia mencetak satu gol spektakuler lewat tendangan keras dari jarak sekitar 30 meter pada menit ke-11.
Selama 3,5 musim di Wellington, Soccerway mencatat, pemain kelahiran Santiago del Estero ini membukukan waktu bermain selama 4.640 menit dalam 58 pertandingan di Premiership. Total dia mencetak empat gol. Dua pada musim perdananya dan dua di musim ini.
Manajer Semen Padang FC Win Bernadino menyebut, sebelum dikontrak penuh, Barcia akan diikat dengan prakontrak. Dia akan dikontrak penuh setelah tes kesehatan. Durasinya selama satu musim.
”Nanti kita tanya dokter dulu (kapan jadwal tes medisnya). Rencananya kalau tidak Selasa atau Rabu (mendatang),” sebut manajer berkacamata itu kepada Padang Ekspres, kemarin.
Win menyebut, direkrutnya Barcia berdasarkan rekomendasi tim pelatih. ”(Perekrutan ini) yang pastinya hasil evaluasi dan permintaan secara teknis oleh tim pelatih. Mudah-mudahan menjawab kebutuhan selama ini di pos gelandang bertahan,” ucapnya.
Dengan kedatangan Mario Barcia, Semen Padang pun kini memiliki tiga gelandang bertahan. Sebelumnya sudah ada Manda Cingi dan Fridolin Kristof Yoku. Tentu ini akan memperketat persaingan untuk merebut posisi starter di pos tersebut.
Meskipun demikian, Manda Cingi menyambut kehadiran Barcia dengan tangan terbuka. ”Ya kalau saya pribadi senang dengan kehadiran pemain asing satu lagi. Soal sama posisi itu nggak masalah. Kalau memang dia bagus untuk tim, kita ambil ilmunya. Dan yang terpenting (kehadirannya) bisa lebih memotivasi lagi dalam bersaing,” katanya.
Terpisah, Pelatih Kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli berharap, kedatangan Barcia tidak hanya sekadar memberi warna pada permainan tim asuhannya. Tapi juga bisa menjadi contoh untuk para pemain muda Kabau Sirah seperti Manda Cingi, Rosad Setiawan, dan Fridolin Kristof Yoku.
”Mudah-mudahan (kehadirannya) bisa menjadi panutan dan membimbing para pemain muda kita,” tukasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
