
MUSIK: Dimitrios Kolovos tak pernah lepas dari musik. Dia bahkan hafal sejumlah lagu anak Indonesia.
JawaPos.com - Dewa United menyiapkan Dimitrios Kolovos untuk pertandingan melawan Persib Bandung pada pekan ketiga Liga 1 (14/7). Pemain asal Yunani itu sudah dibawa ke Bandung.
Dia pun sudah mengikuti official training. Tapi, Kolovos tidak dimainkan. Pesepak bola 30 tahun itu tidak main bukan karena cedera.
Bukan juga karena terkena akumulasi kartu kuning. Dia baru menerima dua kartu kuning. Tapi, karena hukuman larangan bermain dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Presiden Klub Dewa United Ardian Satya Negara menilai, hukuman Komdis PSSI tersebut aneh dan mendadak. Sebab, Dewa United mendapat notifikasi e-mail pukul 13.57 WIB atau sekitar lima jam sebelum kickoff pertandingan melawan Persib.
E-mail tersebut berisi surat dari Komdis PSSI yang menyatakan Kolovos dilarang bermain dalam tiga pertandingan. Termasuk bertanding melawan Persib.
’’Jelas hal tersebut sangat mengejutkan sekaligus merugikan secara teknis dan psikologis. Mengingat skuad Dewa United FC telah melakukan persiapan sejak 9 Juli. Dan, Kolovos masuk dalam skema taktikal yang diinginkan tim pelatih,’’ ujar Ardian kemarin.
Kekecewaan Ardian semakin mendalam. Sebab, surat Komdis PSSI tertera tanggal 13 Juli. ’’Namun, kami baru menerimanya pada 14 Juli 2023 pukul 13.57 WIB atau hanya hitungan jam sebelum kickoff pertandingan melawan Persib,’’ tegasnya. (fiq/c17/ali)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
