
Djanur sebut dirinya ditawari untuk rekrut Chamakh
JawaPos.com - Persib Bandung kembali ditawari untuk merekrut salah satu pemain dunia setelah Michael Essien. Mereka dapat tawaran untuk bisa mendatangkan mantan bomber Arsenal, Marouane Chamakh.
Saat ini, Maung Bandung memang hanya punya tiga pemain asing. Mereka adalah Essien, Shohei Matsunaga dan Vladimir Vujovic.
Nama pertama berstatus marquee player. Dengan demikian, Maung Bandung bisa saja datangkan satu pemain lagi.
Hal itu diakui oleh Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman. Dia menyatakan andai striker asal Maroko itu tiba, maka tak akan menjalani seleksi.
"Saya nyari yang masih aktif bermain dan ga mungkin di-trial dulu. Di samping engga ada waktu lagi dan menurut data, dia pemain yang bagus,” ujar Djanur dikutip dari Simamaung.
Selain Chamakh, Persib juga ditawari dua penyerang lain. Mereka adalah Michael Uchebo, dan Bosko Jankovic.
Namun demikian, dia enggan berkomentar. Pelatih yang bawa Persib juara ISL 2014 itu fokus dengan chemistry di tim.
"Idealnya minggu besok itu udah harus dapet. Jadi pas kita launching sudah ada dan ada waktu untuk adaptasi jelang kick off Liga 1,” tandas dia. (ies/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
