
Pasoepati nyatakan tak pernah memulai keributan
JawaPos.com - Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati, mengklarifikasi soal bentrok di Jogjakarta. Menurutnya, mereka tak ada sama sekali niat tapi saat jalan pulang tiba-tiba diserang.
Keributan antar-suporter kembali terjadi di Indonesia. Kali ini oknum suporter dari kubu PSIM Yogyakarta bentrok dengan pendukung Persis Solo.
Kejadian ini dipicu dari adanya pencoretan logo PSIM. Logo itu dicorat-coret orang tak dikenal dengan cat semprot berwarna merah.
Oknum suporter PSIM-pun menuduh pelaku merupakan fans Persis. Bentrokan tak terhindarkan.
Bahkan, dari data Polres Bantul, bentrok terjadi di tiga tepat. Pertama pada ing Road Selatan Banguntapan Bantul, Piyungan Bantul serta Pleret.
"Jadi, kami itu baru saja menyaksikan Persis di Bantul. Namun, ketika pulang, tiba-tiba diserang. Padahal, di stadion juga cukup kondusif," ujar wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, saat dihubungi Jawapos.com.
Bahkan, sejak awal Pasoepati sudah wanti-wanti. Mereka langsung koordinasi dengan pihak keamanan.
"Akhirnya rencana akan di kawal. Kami putuskan melewati Wonosari, Gunungkidul dan Semin. Dalam perjalanan dari laporan yang kami terima tidak ada keributan, tapi kami akan kumpulkan informasi dahulu
Soal kabar memulai keributan karena pencoretan logo PSIM, Ginda menjawab, "Rencana kami mau kumpul, mengumpulkan informasi terkait pertandingan dan mencari apakah ada kerugian maupun korban." (ies/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
