
Penampilan Semen Padang di markas Bali United dianggap tak maksimal.
JawaPos.com - Bertandang ke markas Bali United, Kamis (4/5), Semen Padang harus menelan kekalahan pertamanya di Liga 1. Akibat performa di bawah standar, Semen Padang takluk dua gol tanpa balas.
Dalam laga pekan keempat Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu, gawang Semen Padang yang dikawal Jandia Eka Putra jebol dua kali masing-masing melalui eksekusi penalti Marcos Flores dan sepakan Sylvano Comvalius.
Pelatih Semen Padang, Nilmaizar, mengakui ada penurunan kualitas dari permainan timnya hari ini. Dia juga mengeluhkan regulasi pemain muda yang membuatnya tak bisa mengoptimalkan skuad yang ada.
"Kali ini permainan kita di bawah performa dan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Aturan dari regulasi membuat kita kebingungan. Kenapa tidak memainkan Rico (Simanjuntak) dari awal babak pertama, tapi karena regulasi kita terpaska memainkan pemain muda," urainya seusai laga.
Kekalahan itu membuat Semen Padang gagal menempati posisi puncak klasemen. Saat ini mereka harus puas berada di urutan kelima dengan koleksi 7 poin dari hasil dua kemenangan, sekali seri, dan satu kali kalah.
Setelah ini, Semen Padang masih harus melakoni laga tandang pada pekan kelima Liga 1. Lawan yang harus dihadapi adalah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Senin (8/5) pukul 18:30 WIB. (ira/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
