
Laurent Hatton tercelat dari kursinya
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari PS TNI. Mereka memutuskan kerja sama dengan pelatih asal Prancis, Laurent Hatton yang sebenarnya belum terkalahkan di Liga 1.
Nama Hatton sendiri sebenarnya baru ditunjuk jadi pelatih pada 19 Maret 2017 lalu. Artinya, umur dia menjadi pelatih The Army cuma bertahan sekitar sebulan saja.
Bersama Hatton, PS TNI sebenarnya tampil bagus. Pelatih yang pernah menangani salah satu klub di Ligue 3 Prancis tersebut membawa mental PS TNI naik.
Beralasan memang. Sebab, pada ISC lalu, PS TNI hanya mampu jadi juru kunci klasemen. Nah, jelang liga baru, beban berat tentu dipikul Hatton.
Namun demikian, dia sukses mengatasi tekanan itu dengan tak terkalahkan dalam tiga pekan awal. Bahkan, PS TNI konsisten mencetak dua gol beruntun.
Teranyar, pembuktian Hatton adalah saat menang di markas Bhayangkara FC. Padahal, kala itu PS TNI bermain dengan 9 pemain setelah Manahati Lestusen dan Abduh Lestaluhu diusir wasit.
Akan tetapi, PS TNI sendiri punya alasan. Manajemen mengatakan kalau kondisi ini lebih daripada penyegaran tim saja.
"PS TNI sekarang dipegang manajemen baru di bawah PT PS TNI. Sekarang sudah bagus, tapi kami berkeinginan lebih bagus lagi," ujar Presiden Klub, Brigjen A AB Amliogha, dalam rilisnya.
Maliogha juga menuturkan sudah terjadi kesepakatan dengan pelatih asal Prancis itu. Semua hak dan kewajiban sudah dipenuh.
"Dengan Coach Laurent sudah clear. Masalah kontrak pelatih sudah selesai semuanya," tandas dia. (ies/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
